Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Banyak Gaya, Berakibat Banyak Tekanan

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Januari 2025 14:28 2:28 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Januari 2025 15:00
Bagikan
Bagikan

Gaya hidup saat ini sangat dipengaruhi oleh media sosial. Banyaknya influencer memamerkan kekayaan “flexing” mempengaruhi mental masyarakat, judi online, perceraian, depresi dll

Oleh: Muhammad Iqbal, Ph.D

Hidayatullah.com | FENOMENA pinjaman online (pinjol) dan judi online belakangan ini telah mencapai titik yang sangat memprihatinkan. Dalam beberapa minggu terakhir, kita mendengar berita tragis tentang keluarga yang mengakhiri hidupnya akibat terlilit utang dari pinjaman online.

Hal serupa juga terjadi dalam kasus judi online, di mana seseorang nekat melakukan tindak kriminal, bahkan pembunuhan, demi mengejar kekayaan secara instan.

Gaya hidup dan tekanan sosial

Baca Juga

Hubungan Agama dan Sains
Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
Amerika dan Perang Salib Baru?
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
Ketika Ilmu Pengetahuan Berpihak pada Kuasa, Bukan Kebenaran

Dalam banyak kasus, memang ada orang yang terpaksa meminjam uang karena desakan ekonomi. Namun, ironisnya, sebagian besar justru terjebak dalam pinjaman online akibat dorongan gengsi atau gaya hidup.

Demi mempertahankan harga diri di depan orang lain, mereka memaksakan diri hingga akhirnya menghadapi tekanan berat, stres, depresi, bahkan bunuh diri.

Gaya hidup saat ini sangat dipengaruhi oleh media sosial. Banyak influencer yang gemar memamerkan kekayaan atau “flexing” tanpa menyadari dampaknya.

Generasi muda, khususnya, menjadi kelompok yang paling rentan. Mereka yang aktif di media sosial sering kali ingin meniru gaya hidup mewah yang tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi mereka.

Beberapa gaya hidup yang kerap diidamkan seperti “Gadget canggih, ya harus iPhone”, “Kamera digital untuk “konten”, “ Traveling atau “healing” demi konten”, “ Fomo kuliner viral”, “Ambisi Barang bermerek (branded)”, seria “Rumah mewah dan kendaraan bermotor mahal”

Gaya hidup berujung perceraian dan masalah mental

Hal serupa juga terlihat dalam pernikahan. Banyak pasangan muda memaksakan diri mengadakan resepsi mewah demi gengsi.

Namun, setelah acara selesai, mereka harus menghadapi realitas utang yang membebani kehidupan rumah tangga. Dalam beberapa kasus, tekanan ini memicu konflik hingga perceraian.

Akibatnya, kita melihat peningkatan angka perceraian, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), masalah kesehatan mental, hingga bunuh diri.

Pinjol dan judol, sepupu berbahaya

Pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) dapat dikatakan sebagai “saudara sepupu” yang saling terkait. Orang yang terjebak dalam utang sering kali mencoba peruntungan dengan berjudi untuk melunasi utangnya, tetapi justru semakin terpuruk.

Fenomena ini tidak hanya menghancurkan kehidupan individu tetapi juga merusak kehidupan sosial masyarakat.

Orang yang terjerat pinjol atau judi online akhirnya hidup dalam tekanan yang berat. Mereka idikejar oleh debt collector, menghadapi ancaman kepada keluarga atau kolega, dan terus-menerus dihantui rasa cemas.

Tekanan ini tidak hanya merusak kesehatan mental tetapi juga berdampak pada fisik.

Kurangi gaya, kurangi tekanan

Ingat teori fisika tentang hukum newton, gaya menentukan tekanan. Artinya, semakin banyak gaya, semakin besar tekanan. Oleh karena itu, di tahun 2025 ini, mari kita jalani hidup dengan mengurangi gaya agar tekanan hidup juga berkurang.

Tips jalani hidup simpel dan bahagia

1. Syukuri Apa yang Dimiliki

Fokuslah pada apa yang sudah kita miliki, bukan pada apa yang dimiliki orang lain.

2. Kurangi Overthinking

Jangan terlalu memikirkan hal-hal di luar kendali kita. Percayalah bahwa jodoh, rezeki, dan kematian sudah diatur oleh Allah Swt

3. Hiduplah Secukupnya

Nikmati kebutuhan dasar: makan saat lapar, minum saat haus, beristirahat saat lelah, dan berobat saat sakit.

4. Berusaha dan Berdoa

Lakukan yang terbaik dalam setiap aspek kehidupan, tetapi serahkan hasilnya kepada Allah Swt.

5. Jadilah diri sendiri.

Orang lain sering kali tahu siapa kita sebenarnya, jadi tidak ada gunanya berpura-pura.

Mari kita jalani tahun baru 2025 ini dengan hidup yang sederhana namun bermakna.

Kurangi gaya, kurangi tekanan, dan jadilah pribadi yang lebih bahagia. Ingat, kebahagiaan sejati datang dari rasa syukur dan kerja keras yang halal serta berkah.*

Penulis psikolog, Rektor SWINS. Instagram: @muhammadiqbalpsy

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:depresiFlexinggangguan mentalgaya hidupHeadlineinfluencerjudi onlinemedia sosialPerceraianPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MK Secara Resmi Wajibkan Pendidikan Agama Diterapkan di Sekolah
Tulisan selanjutnya Laporan Intelijen: Rezim Al-Assad Eskekusi 94 Kader Hamas Tanpa Pengadilan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
Opini

Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

25 Juni 2026 17:06
Artikel

Khalwat Digital, Fenomena Pacaran Era Media Sosial

16 Juni 2026 16:34
Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

3 Juni 2026 05:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?