Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kejaksaan Jerman Mendakwa 3 Orang Tersangka Mata-mata China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Januari 2025 14:51 2:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Januari 2025 14:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pihak kejaksaan di Jerman, hari Kamis (9/1/2025), mengatakan tiga orang telah ditetapkan sebagai terdakwa dengan tuduhan menjadi mata-mata untuk kepentingan China.

Herwig F, Ina F dan Thomas R ditangkap oleh petugas dari Kantor Kepolisian Kriminal Federal (BKA) di kota Dusseldorf dan Bad Homburg pada bulan April 2024.

Pihak kejaksaan mengatakan Thomas R sejak 2017 bertindak sebagai agen untuk seorang staf dinas intelijen yang berbasis di China.

Dia diyakini melakukan kontak dengan pasangan suami-isteri Herwig F dan Ina F, yang mengelola sebuah perusahaan di Düsseldorf, dengan menggunakan perusahaan tersebut sebagai alat untuk menjalin kontak dan kerja sama dengan para ilmuwan dan peneliti Jerman.

Pada periode Februari 2017 sampai April 2024 “mereka berulang kali mengumpulkan informasi yang berguna bagi perluasan kekuatan tempur maritim China khususnya,” menurut pernyataan dari Kantor Kejaksaan Agung Jerman seperti dilansir DW.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Informasi yang dibagikan itu termasuk tentang mesin kapal, sistem sonar, sistem perlindungan pesawat, sistem propulsi untuk kendaraan lapis baja dan drone militer.Informasi tersebut disampaikan ke China lewat Thomas R.

Pada saat penangkapan mereka, Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser mengatakan bahwa pemerintah sedang memantau ancaman signifikan yang ditimbulkan oleh spionase China dalam bidang bisnis, industri, dan sains.

Dakwaan ini muncul beberapa pekan setelah seorang warga negara Amerika Serikat ditangkap di Frankfurt pada bulan November atas tuduhan memberikan informasi intelijen tentang militer AS ke China saat bekerja untuk pasukan AS yang ditempatkan di Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaJermanmata-mata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tahun 2026 Ada Komputer Lenovo Made in Saudi
Tulisan selanjutnya Rumah Para Bintang Hollywood jadi Abu Akibat Kebakaran di Los Angeles

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?