Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Marak Penyelewengan dan Pencabulan Paus Fransiskus Bubarkan Gerakan Katolik di Peru

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2025 15:46 3:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2025 15:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Paus Fransiskus membubarkan gerakan Katolik yang berbasis di Peru, Sodalitium Christianae Vitae (SCV) disebabkan maraknya penyelewengan dan pencabulan yang dilakukan oleh pendiri dan para petinggi organisasi keagamaan tersebut.

Sodalitium hari Senin (20/1/2025) mengkonfirmasi pembubaran tersebut, yang disampaikan kepada majelis anggotanya di Aparecida, Brazil, pada akhir pekan kemarin oleh penasihat hukum utama Paus, Kardinal Gianfranco Ghirlanda.

Dalam pernyataannya, Sodalitium menyayangkan keputusan Paus Fransiskus tersebut lebih dulu dibocorkan ke media oleh dua oknum. Sodalitium membenarkan informasi yang disampaikan situs berita berbahasa Spanyol Infovaticana perihal pembubaran tersebut, tetapi berita yang disampaikan mengandung ketidakakuratan.

Tidak dijelaskan bagian mana dari berita yang disampaikan Infovaticana yang tidak akurat, lansir Associated Press.

Pembubaran SCV merupakan keniscayaan bagi gerakan yang didirikan pada tahun 1971 itu, yang sebelumnya juga sudah berkali-kali dikabarkan akan dihapus. Organisasi itu merupakan salah satu perkumpulan Katolik yang dilahirkan sebagai reaksi dari gerakan teologi liberal yang marak di Amerika Latin.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Di masa kejayaannya, SCV memiliki sekitar 20.000 anggota di kawasan Amerika Selatan dan Amerika Serikat. Kelompok itu sangat berpengaruh di Peru.

Sejumlah bekas anggotanya melaporkan ke Keuskupan Agung Lima pada 2011 perihal pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pendirinya, Luis Figari, dan kasus-kasus lain yang terjadi paling lawas tahun 2000. Namun, baik petinggi Katolik setempat maupun Vatikan mengambil tindakan nyata untuk menanggapi pengaduan-pengaduan tersebut sampai salah satu korbannya, Pedro Salinas, menulis sebuah buku bersama jurnalis Paola Ugaz pada 2015 yang diberi judul “Half Monks, Half Soldiers”, berisi berbagai penyimpangan yang terjadi di Sodalitium.

Pada 2017, sebuah laporan yang disusun atas permintaan jajaran petinggi kelompok itu menyatakan bahwa Figari melakukan pelecehan seksual dan perundungan psikologis terhadap para pengikutnya.

Setelah dilakukan upaya reformasi, Paus Fransiskus mengirim dua orang penyidik kepercayaannya, Uskup Agung Charles Scicluna dan Monsignor Jordi Bertomeu, untuk meninjau kasus-kasus di Sodalitium.

Kedua penyidik itu mengungkap adanya tindakan “sadis” penyalahgunaan wewenang, kekuasaan dan spritual seperti dalam sekte, penyalahgunaan dana gereja, dan bahkan perundungan terhadap kalangan jurnalis yang mengkritik mereka.

Berdasarkan laporan tersebut tahun lalu Figari dan 10 anggota senior didepak keluar dari Sodalitium, termasuk seorang uskup agung yang melayangkan gugatan terhadap Salinas dan Ugaz atas laporan-laporan yang mereka ungkap ke publik.

Belum diketahui apa yang akan terjadi dengan aset-aset milik Sodalitium, yang diharapkan para korban digunakan untuk membayar kompensasi atas trauma yang mereka alami.

Berdasarkan hukum Gereja Katolik, hanya Tahta Suci Vatikan yang dapat menekan dan membubarkan gerakan keagamaan semacam Sodalitium Christianae Vitae atau Sodalitium of Christian Life.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:katolikpaus FransiskusPeruSodalitium
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jelang Australia Day Kapten James Cook Jadi Korban Vandalisme
Tulisan selanjutnya Houthi Yaman Kembali ditetapkan sebagai kelompok teroris oleh Donald Trump Sebelumnya Dibatalkan Biden, Kini Houthi Ditetapkan Lagi sebagai Organisasi Teror

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?