Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kedutaan Amerika Serikat Dilarang Mengibarkan Selain Bendera Nasional

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Januari 2025 17:42 5:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Januari 2025 17:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Departemen Luar Negeri Amerika Serikat melarang semua perwakilan diplomatiknya mengibarkan selain bendera nasional.

Kabel diplomatik yang dilihat The Guardian berjudul “Kebijakan Satu Bendera” sepertinya bermaksud membatalkan kebijakan pemerintah di era Joe Biden yang memperbolehkan bendera pelangi homoseksual dan Black Lives Matters dipasang di kedutaan-kedutaan AS di luar negeri.

Bendera-bendera pawai gay juga dipajang selama bulan perayaan 2023 Pride di halaman sisi selatan Gedung Putih, sehingga mengundang protes kalangan konservatif.

Memo Departemen Luar Negeri AS itu menegaskan bahwa hanya bendera kebangsaan Amerika Serikat yang diperbolehkan dipasang di fasilitas-fasilitas AS, baik di dalam maupun luar negeri, dan ketentuan ini berlaku segera, lansir The Guardian Kamis (23/1/2025).

Satu-satunya pengecualian yang diizinkan adalah bendera tawanan perang/hilang dalam aksi dan bendera sandera dan tahanan yang dizalimi, imbuh memo itu.

Baca Juga

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

Keputusan ini mengikuti sejumlah perintah eksekutif yang dikeluarkan Presiden Donald Trump di hari pertamanya di Gedung Putih. Salah satunya berisi penghentian seluruh program DEI (Diversity, equity, and inclusion) yang dipakai pemerintah untuk mengakui eksistensi dan hak kaum tertentu termasuk homoseksual.

Di awal masa jabatannya Presiden Trump juga menegaskan bahwa hanya ada dua jenis gender yang diakui, yaitu laki-laki dan perempuan, tidak ada lainnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Pemukim ‘Israel’ Lempar Anak Kucing dari Bangunan Lima Lantai
Tulisan selanjutnya Jaksa ICC Ingin Pemimpin Taliban Afghanistan Ditangkap Termasuk Akhundzada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?