Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Wanita Singapura Dihukum Denda Bohong Nyaris Jadi Korban Penculikan di Malaysia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Januari 2025 15:23 3:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Januari 2025 15:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di Malaysia menjatuhkan hukuman denda atas seorang wanita Singapura yang berbohong mengaku nyaris menjadi korban penculikan di sebuah mall di Johor Bahru, dekat perbatasan Malaysia dengan Singapura.

Amyra Laila Ho, yang di media sosial menggunakan nama Venus Ho, menjadi viral setelah mengklaim bahwa sepasang suami-istri berusaha menculiknya setelah memaksa dirinya untuk menghirup aroma daun teh yang membuat dirinya pusing dan mati rasa.

Ho mengaku bersalah karena memberikan informasi palsu kepada petugas kepolisian dan didenda 1.000 ringgit ($228), yang segera dibayarnya, lapor media Singapura dan Malaysia seperti dilansir BBC Selasa (29/1/2025).

Lewat akun Venus Ho di Instagram, dia menceritakan secara detail upaya “penculikan” tersebut. Di dalam ceritanya itu – yang kemudian dihapus – Ho mengaku upaya penculikan dilakukan setelah dia menolak untuk membeli daun teh dari pasangan tersebut. Si laki-laki memegangi lengannya sambil berpura-pura sebagai suaminya, sementara si perempuan mengambil tasnya yang berisi uang 400 ringgit.

Ho mengatakan kedua orang itu kabur dan mendorongnya hingga terjerembab di lantai ketika pengunjung mall yang lalu-lalang mulai memperhatikan gerak-gerik mereka.

Baca Juga

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

Namun, pihak kepolisian setelah melakukan penyelidikan membantah klaim Ho tersebut, yang menyulut diskusi panas tentang keamanan di Johor Bahru.

“Berdasarkan rekaman CCTV dan bukti-bukti teknis, tidak ada pergerakan yang melibatkan korban di lokasi tersebut,” kata M Kunar, kepala kepolisian negara bagian Johor, di mana kota Johor Bahru berada.

Johor Bahru berada di satu ujung dari jembatan khusus sepanjang sekitar satu kilometer yang menghubungkan wilayah ujung Malaysia dengan bagian utara negara kota Singapura. Sekitar 300.000 orang setiap harinya menyeberangi jembatan itu baik untuk keperluan bekerja, berwisata dan lainnya, sehingga menjadikannya sebagai salah satu perlintasan perbatasan yang paling sibuk di dunia. Singapura dan Malaysia baru-baru ini menetapkan kawasan tersebut sebagai zona ekonomi khusus, di mana mereka berharap dapat menarik lebih banyak investasi.

Kepada awak media M Kunar menjelaskan bahwa setelah Ho memuat cerita tersebut di Instagram, banyak warganet yang berkomentar perihal isu tersebut, sehingga memberikan kesan Johor merupakan daerah yang berbahaya dan tidak aman bagi wisatawan.

Polisi Malaysia itu memperingatkan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap siapa saja yang dengan sengaja menyebarkan kabar palsu, atau memanipulasi fakta sehingga menimbulkan kekhawatiran dan ketakutan di masyarakat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Johor Bahru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejuang Al-Qassam Kawal Pengungsi yang Pulang, Banyak Warga Gaza Minta Foto
Tulisan selanjutnya Diburu sebagai Penjahat Perang di Berbagai Negara, Banyak Anggota IDF Tutup Akun Medsos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Berita
19 Oktober 2026 12:57
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Jihad Santri di Era Modern

Terbaru

  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

20 Oktober 2026 19:37
Berita

Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:59
Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?

19 Oktober 2026 16:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?