Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Selamat Hari Air Sedunia, Tahukah Anda Bahwa Air di Gaza Tidak Layak Minum

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Maret 2021 14:49 2:49 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Maret 2021 14:49
Bagikan
Air Layak Minum Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com–Bank Dunia melaporkan bahwa sumber daya air di Baitul Maqdis dan Jalur Gaza ‘semakin langka’ atau dengan kata lain sebagian besar air tidak layak minum.

Husam Abu Sa’da, kepala gubernur pertanian Khan Younis, mengatakan bahwa penyalahgunaan pasokan air tanah oleh Israel telah menyebabkan air tanah yang lebih murni diisi ulang dengan air laut yang asin dan merusak.

Menurut perkiraan PBB, 96 persen air minum di Gaza terkontaminasi limbah dan air laut. Hal ini diperparah dengan blokade 14 tahun ‘Israel’. Blokade Zionis tidak memungkinkan pasokan bahan dan peralatan utama yang dibutuhkan untuk menghasilkan air layak minum, masuk ke dalam Gaza, lansir Palestinian Info Center.

Sumber utama air Gaza adalah akuifer, tetapi Bank Dunia pada tahun lalu memperingatkan bahwa 97 persen air tanah tidak dapat diminum. Penggunaan akuifer yang berlebihan telah memungkinkan air laut, yang sebagian besar tercemar oleh limbah yang diolah sebagian atau tidak selama bertahun-tahun, meresap ke dalam air bawah tanah, meningkatkan kadar salinitas dan kontaminasi.

Beberapa warga Palestina di Gaza yang berada, mengandalkan air kemasan impor dan kelas menengah yang semakin berkurang memiliki pemurni air di dapur mereka. Tetapi dengan separuh penduduk, satu juta orang, hidup di bawah garis kemiskinan, satu-satunya solusi yang tersisa adalah membeli air dari truk yang berkeliling Jalur Gaza sepanjang hari. Namun, dua pertiga dari air ini sudah terkontaminasi saat dikirim, menurut badan anak PBB UNICEF.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Gaza membutuhkan lebih dari 200 juta meter kubik air setiap tahun. Para ahli melihat desalinasi air laut sebagai solusi yang paling layak. Tiga pabrik desalinasi yang didanai oleh komunitas internasional, termasuk PBB dan Uni Eropa, menghasilkan sekitar 13 juta meter kubik air per tahun. Proyek yang paling ambisius adalah membangun fasilitas desalinasi sentral berkapasitas 55 juta meter kubik di tahun mendatang.

Kekurangan listrik akut yang disebabkan blokade Zionis ‘Israel’ menjadi ciri kehidupan di Gaza selama 14 tahun terakhir telah menjadi rintangan besar untuk menyelesaikan krisis air. Untuk setiap pabrik desalinasi, pembangkit listrik tenaga surya harus dibangun.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:air tidak layak minumBaitul Maqdisbank duniahari air sedunia 2021palestinapemukim ilegalZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prof. Mahfud MD, dan Kerancuan Berpikir Bukan Definisi Al-Ghazali
Tulisan selanjutnya Pemimpin Wanita Penghuni Surga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?