Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Miliarder Filantropis Aga Khan Mangkat di Usia 88 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2025 23:16 11:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2025 23:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Aga Khan, imam besar pemimpin kelompok Syiah Ismaili yang lebih dikenal sebagai miliarder filantropis, hari Selasa (4/2/2025) meninggal dunia di Lisbon, Portugal, dalam usia 88 tahun. Demikian diumumkan yayasan yang didirikannya.

Aga Khan merupakan pendiri dan presiden dari Aga Khan Development Network, yang mempekerjakan 96.000 orang dan mendanai berbagai program pembangunan khususnya di kawasan Asia dan Afrika.

“Pangeran Karim Al-Hussaini, Aga Khan IV, keturunan ke-49 dari Imam Syiah Ismaili dan merupakan keturunan langsung dari Nabi Muhammad, telah wafat dengan tenang di Lisbon pada 4 Februari 2025, di usia 88, dengan dikelilingi oleh keluarganya,” kata pihak yayasan melalui platform media sosial.

“Pengumuman mengenai siapa yang ditunjuk sebagai penggantinya akan disampaikan kemudian,” imbuh pernyataan itu, menjelaskan siapa sebenarnya Agha Khan.

Aga Khan menduduki jabatan sebagai pemimpin tertinggi Syiah Ismaili ke-19 sejak Pengikut aliran tersebut banyak terdapat di bagian tengah dan selatan Asia, Afrika serta Timur Tengah. Menurut situs webnya, jumlah pengikut Syiah Ismaili mencapai 12-15 juta.

Baca Juga

pemberontak houthi
‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri
Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menggambarkan Aga Khan sebagai simbol “perdamaian, toleransi dan welas asih dalam dunia yang penuh diliputi masalah ini.”

Malala Yousafzai, peraih Nobel Perdamaian dan pegiat pendidikan wanita, mengatakan bahwa legasi Aga Khan di bidang pendidikan, kesehatan dan pembangunan akan senantiasa dikenang di seluruh dunia.

Dilahirkan di Swiss, Aga Khan menghabiskan masa kanak-kanaknya di Kenya dan ditunjuk untuk menggantikan kakeknya pada 1957 saat berada di Tanzania.

Ayahnya wafat saat berstatus sebagai pewaris suksesi kepemimpinan Syiah Ismaili, setelah menjalani pasang-surut pernikahan dengan aktris Amerika bernama Rita Hayworth.

Dikenal sebagai miliarder yang memiliki sejumlah kapal pesiar dan pesawat jet, Aga Khan rutin hadir di kursi penonton di arena pacuan kuda dan melanjutkan tradisi keluarga dalam pengembangbiakan kuda ras murni.

Atas sumbangan besarnya terhadap kemajuan pendidikan kaum Hawa, pemerintah Kanada memberikan Aga Khan status kewarganegaraan kehormatan.

Aga Khan juga memiliki kewarganegaraan Inggris dan Portugal. Kepemimpinan Syiah Ismaili berbasis di Lisbon, di mana terdapat cukup banyak pengikutnya.

Meskipun berstatus sebagai pemimpin spiritual Syiah Muslim Ismaili, dia enggan mengomentari konflik di Timur Tengah.

Islam bukanlah agama “konflik atau kekacauan sosial, melainkan agama perdamaian,” ungkapnya kepada awak AFP pada tahun 2017.”

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aga KhanSyiah Ismaili
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Pamerkan Sistem Pertahanan Buatan Rusia dalam Latihan Militer
Tulisan selanjutnya Pabrik Kereta Historis Jerman Beralih Membuat Tank Tempur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI

Berita
14 September 2026 10:33
‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
Hidayatullah: Umat Islam Harus Berpolitik dengan Tauhid
Al-‘Aqabah: Jalan Terjal Menuju Peradaban Fitrah

Terbaru

  • ‘Israel’ Dikabarkan Bagikan Intelijen Terkait Houthi ke Arab Saudi
  • Kemenag Tunjuk Basnang Said sebagai Dirjen Pesantren
  • Al-Azhar Kecam Serangan ke Arab Saudi, Minta Semua Pihak Tahan Diri
  • Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina
  • Tembak Jatuh Drone Houthi di Dekat Mekkah, Saudi Tegaskan Tanah Suci sebagai “Garis Merah”
  • Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”
  • Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga
  • Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah
  • Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
  • MUI Sebut Danantara Syariah Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Riil Umat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ulama Sunni Iran Dibunuh, Pihak Berwenang Sebut Pelaku “Tentara Bayaran Zionis”

16 September 2026 10:29
Berita

Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara, Mekkah dan Jeddah Siaga

15 September 2026 21:07
Berita

Kemenhaj Luncurkan Layanan Pengaduan Bongkar Mafia Haji dan Umrah

15 September 2026 20:34
Berita

Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak

15 September 2026 20:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?