Hidayatullah.com – Seorang ulama Muslim Sunni di Iran tewas ditembak di depan rumahnya di provinsi Sistan-Baluchista, wilayah perbatasan yang kerap dilanda kekerasan separatis.
Pihak berwenang menyebut pelaku pembunuhan adalah “tentara bayaran Zionis”.
“Youssef Gargij, seorang ulama Sunni, tewas dibunuh oleh tentara bayaran Zionis di depan rumahnya di Zaheda,” lapor IRIB. Media Iran juga menyebut bahwa Youssef merupakan pendukung pemerintah Iran.
Menurut Iran International, sebuah media oposisi yang berbasis di Inggris, Gargij adalah ulama Sunni kedua yang dibunuh dalam kurun waktu kurang dari sepekan.
Sejumlah media lokal Iran secara terpisah menyebutkan bahwa serangan tersebut diduga dilakukan oleh Jaish al-Adl, kelompok militan Sunni Baluch yang kerap menyerang aparat keamanan Iran, meskipun belum ada pihak yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, lapor Iran International.
Peristiwa pembunuhan ini terjadi lima hari setelah seorang ulama Kurdi Sunni, Mamosta Mohammad Nezhati, dilaporkan dibunuh di provinsi Azerbaijan Barat, wilayah barat laut Iran.
Otoritas Iran kerap menuding kelompok-kelompok militan yang beroperasi di provinsi tersebut memiliki hubungan dengan ‘Israel’.
Wilayah ini merupakan tempat tinggal bagi kelompok minoritas etnis Baloch yang menganut Islam Sunni, di tengah negara Iran yang mayoritas penduduknya menganut Syiah.
Meskipun pembunuhan terhadap tokoh agama jarang terjadi di Iran, aparat keamanan sering terlibat bentrokan dengan kelompok bersenjata—termasuk penyelundup narkoba dan kelompok separatis—di wilayah tersebut.
Pada hari Sabtu, tiga anggota aparat keamanan tewas dalam bentrokan dengan kelompok bersenjata, di mana lima anggota kelompok bersenjata tersebut juga tewas, menurut laporan televisi pemerintah.*




