Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Inggris Memasukkan Hindutva sebagai Ancaman Potensial Keamanan Dalam Negeri

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Februari 2025 21:37 9:37 pm
Ahmad
Dipublikasikan 8 Februari 2025 21:35
Bagikan
Klompok radikal Hindutva
Bagikan

Hidayatullah.com—Kantor Dalam Negeri Inggris (UK) diduga telah mengidentifikasi kekuatan nasionalis Hindu ekstrem, Hindutva, dan gerakan separatis Sikh sebagai kelompok yang mampu mengancam keamanan dalam negeri.

Hal ini terungkap melalui laporan yang bocor dari Kementerian Dalam Negeri Inggris ke lembaga pemikir sayap kanan Policy Exchange baru-baru ini.

Laporan tersebut, yang dibuat pada bulan Agustus 2024, menggambarkan nasionalisme Hindu ekstrem sebagai ideologi ekstremis yang mempromosikan supremasi Hindu dan berupaya mengubah India menjadi negara Hindu berdasarkan prinsip-prinsip etnoreligius.

Laporan tersebut ditugaskan pada bulan Agustus 2024 oleh Menteri Dalam Negeri Yvette Cooper, yang membentuk komite khusus untuk menilai potensi ancaman ekstremis.

“Hindutva adalah gerakan politik yang berbeda dari Hinduisme yang menganjurkan hegemoni umat Hindu India dan pembentukan Rastra atau negara Hindu monolitik di India,” kata laporan tersebut.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Hindutva diberi label sebagai gerakan politik yang mempromosikan hegemoni Hindu di India dan pembentukan Hindu Rastra atau negara Hindu di India.

Laporan itu juga menyatakan bahwa ketegangan antara komunitas Hindu dan Muslim di Inggris masih terasa dan peristiwa di Leicester menunjukkan bagaimana informasi palsu dapat menyebabkan tindakan di lapangan.

Para analis mengatakan Kerajaan Inggris perlu menangani ketegangan ideologis ini dengan hati-hati, karena ekstremisme yang tidak terkendali berisiko memicu kekerasan lebih lanjut dan memperluas perpecahan di antara komunitas diaspora.

Laporan yang bocor ini menandai pertama kalinya Hindutva diakui sebagai ideologi yang mengkhawatirkan di Inggris, menyusul bentrokan antara umat Hindu dan Muslim di Leicester pada tahun 2022 setelah pertandingan kriket India-Pakistan.*  

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hindu ekstremHindutvaKantor Dalam Negeri InggrisKeamanan Dalam NegeriSikh
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cegah Praktik LGBT, Satpol PP dan WH Banda Aceh Siapkan Call Centre
Tulisan selanjutnya Indonesia Tegas Menolak Usulan Donald Trump Merelokasi Warga Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?