Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Inilah Awal Ramadhan Menurut PP Muhammadiyah dan Ahli Falak Aceh

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Februari 2025 13:56 1:56 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Februari 2025 13:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setiap tahunnya, penetapan awal Ramadhan menjadi perbincangan penting, termasuk di Indonesia. Hal ini karena adanya perbedaan metode dalam menentukan awal bulan hijriah, yakni metode hisab dan rukyat.

Muhammadiyah telah menetapkan bahwa awal puasa Ramadhan 2025 atau 1 Ramadhan 1446 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025, berdasarkan metode Kalender Hijriyah Global Tunggal.

Dalam kalender tersebut, Muhammadiyah juga menetapkan ijtima terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025 pukul 00:44:44 GMT. Kemudian awal imkan rukyat dunia terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025 M pukul 14:42:47 GMT.

Pada saat itu, tinggi bulan berada pada ketinggian 07 02 18″ dan elongasi 08° 00’00”. Sementara untuk Lebaran Idulfitri atau 1 Syawal 1446 H, Muhammadiyah menyebut jatuh pada Minggu tanggal 30 Maret 2025.

Melalui jadwal tersebut, artinya Muhammadiyah bakal melaksanakan puasa Ramadhan selama 29 hari terhitung sejak tanggal 1 Maret dan berakhir pada 29 Maret 2025.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Hasil Kajian Ahli Falak Aceh

Sementara itu, kajian maka awal bulan Ramadhan 1446 H secara penghitungan ilmu falak jatuh pada Sabtu 1 Maret 2025 dengan jumlah bilangan bulan Sya’ban 1446 Hijriah 29 hari.

Ahli Ilmu Falak Aceh yang juga Ketua Jurusan Ilmu Falak Fakultas Syariah IAIN Lhokseumawe, Dr Tgk Ismail SSy MA, menjelaskan hasil kajian untuk menentukan awal bulan hijriah.

Menurutnya, dalam kajian ilmu falak, untuk mengetahui awal bulan Hijriah sangat tergantung pada kondisi hilal secara astronomis. Begitu juga dalam menentukan awal Ramadhan 1446 Hijriah tahun ini.

Ismail menjelaskan untuk menentukan awal bulan hijriah, ada tiga data yang perlu diketahui secara astronomis. Ketiga data itu, yakni konjungsi, tinggi hilal, dan sudut elongasi bulan.

Jadi data hilal di Indonesia untuk penentuan awal Ramadhan 1446 H saat matahari terbenam Jumat 28 Februari 2025 atau 29 Sya’ban1446 H adalah sebagai berikut:

Pertama, konjungsi geosentrik atau ijtma’ yaitu peristiwa ketika nilai bujur ekliptika bulan sama dengan nilai ekliptika matahari dengan diandaikan pengamat berada di pusat bumi.

“Peristiwa ini kembali terjadi pada Jumat 28 Februari 2025 pukul 07.44.38 Wib,” katanya dikutip Tribunnews.

Kedua, tinggi hilal di atas ufuk barat pada hari Jumat tanggal 28 Februari 2025 M atau 29 Sya’ban1446 H saat matahari terbenam di seluruh Indonesia berkisar antara 04 derajat 40 menit 25 detik busur (tertinggi) di Sabang, sampai dengan 03 derajat 00 menit 21 detik busur (terendah) di Merauke.

Ketiga, sudut elongasi bulan adalah jarak sudut antara pusat piringan nulan dengan pusat piringan matahari yang terbentuk saat matahari terbenam di tempat pengamatan.

Nilai sudut elogasi bulan saat matahari terbenam pada hari Jumat 28 Februari 2025 atau 29 Sya’ban1446 H diseluruh Indonesia berkisar antara 06 derajat 24 menit 37 detik busur (paling besar) di Lhoknga Aceh, sampai 04 derajat 47 menit 19 detik busur (paling kecil) di Waris, Papua.

Maka kata Tgk Ismail, dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa kondisi hilal di seluruh Indonesia sudah wujud di atas ufuk saat matahari terbenam Jumat 28 Februari 2025 atau 29 Sya’ban1446 H dan sudah terpenuhi kriteria awal bulan Hijriah yang dipakai oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Sementara itu, Kementerian Agama (Kemenag) baru akan menggelar Sidang Isbat (penetapan) awal Ramadhan 1446 Hijriah pada Jumat, 28 Februari 2025.

Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan memimpin langsung sidang yang berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta Pusat.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menyatakan bahwa sidang isbat akan dihadiri berbagai pihak, termasuk perwakilan organisasi Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahli Falak AcehAwal RamadhanHeadlineMetode Hisabpenetapan Awal RamadhanPP MuhammadiyahRamadhan 2025rukyat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokter di Florida Ungkap Parasit Disebabkan Larva Cacing Pita pada Pasisen Pemakan Daging Babi
Tulisan selanjutnya Siswa Non-Muslim di Bali akan Ikut Libur Sekolah Awal Puasa Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?