Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Seekor Monyet Berulah Listrik Padam di Seluruh Sri Lanka

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Februari 2025 19:21 7:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Februari 2025 19:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemadaman listrik di seluruh wilayah Sri Lanka ditudingkan ke arah seekor monyet sebagai penyebabnya, yang memanjat ke jaringan pembangkit listrik yang berada di selatan ibu kota Kolombo.

Pemadaman listrik, yang terjadi sejak sekitar siang tengah hari Ahad, menyebabkan banyak orang bermandi peluh di tengah suhu udara yang melebihi 30 derajat Celsius.

“Seekor monyet bersentuhan dengan transformator jaringan listrik kami, yang menyebabkan ketidakseimbangan dalam sistem kelistrikan,” kata Menteri Energi Kumara Jayakody kepada awak media, seperti dilansir The Guardian Senin (10/2/2025).

Para teknisi bergegas memulihkan aliran listrik di negara pulau berpenduduk 22 juta jiwa itu, dengan prioritas menghidupkan kembali listrik di fasilitas-fasilitas penting seperti rumah sakit dan penjernihan air.

Sementara beberapa daerah kembali mendapatkan aliran dalam hitungan beberapa jam kemudian, sebagian terpaksa bergelap-gelapan hingga larut malam.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Hanya di Sri Lanka, satu ekor monyet bisa melumpuhkan listrik satu negara,” komentar seorang warganet lewat media sosial, mentertawakan musibah tersebut.

“Satu monyet = kekacauan total,” ujar lainnya.

Meskipun kedengarannya lucu, tetapi peristiwa itu sesungguhnya mencerminkan kerapuhan keamanan energi negara Sri Lanka.

Sejumlah pakar sudah lama dan memperingatkan berkali-kali bahwa jaringan listrik di negara itu sudah lapuk dan ketinggalan zaman sehingga rawan terjadi gangguan.

Pada 2022, di tengah krisis ekonomi yang parah dan kelangkaan bahan bakar, aliran listrik didistribusikan bergantian dengan masa pemadaman hingga 13 jam sehari.

Ceylon Electricity Board mengeluarkan pernyataan permintaan maaf atas pemadaman listrik hari Ahad, tetapi tidak menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi. Tidak ada sepatah kata pun yang menyebutkan tentang nasib si monyet.

Selain masalah ekonomi dan energi, Sri Lanka juga mengalami masalah konflik dengan monyet. Seiring dengan aktivitas manusia yang terus merambah hutan, monyet-monyet terpaksa mencari makan hingga ke luar hutan. Kalau tidak merusak tanaman pangan di lahan pertanian, mereka masuk kampung mencuri makanan di dapur rumah-rumah warga. Saat ini jumlah monyet asli hewan Sri Lanka dari jenis toque macaque dikabarkan mencapai 2-3 juta ekor di pulau itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Sri Lanka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejumlah Pengusaha Ternama Italia Jadi Target AI Phone Scam
Tulisan selanjutnya Seorang Staf WFP yang Ditahan Houthi Meninggal Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?