Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gegara Kebijakan Trump Coca-Cola akan Pakai Lebih Banyak Botol Plastik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Februari 2025 13:34 1:34 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Februari 2025 13:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Coca-Cola kemungkinan harus menjual minuman dalam kemasan botol plastik lebih banyak di Amerika Serikat apabila kebijakan tarif yang diberlakukan pemerintahan Presiden Trump akan menjadikan harga kemasan kaleng aluminium lebih mahal. Demikian dikatakan pimpinan eksekutif perusahaan itu James Quincey kepada para investor.

Hal tersebut dikatakan Quincey setelah Trump memerintahkan pengenaan pajak impor 25% untuk semua baja dan aluminium yang masuk ke Amerika Serikat, yang berpotensi mendongkrak kenaikan harga makanan dan minuman kemasan di negara itu.

Quincey mengatakan Coca-Cola akan menggunakan kemasan lain yang lebih hemat biaya supaya tetap dapat bersaing dengan produsen minuman lain.

“Sebagai contoh, apabila kaleng aluminium menjadi lebih mahal, kami akan lebih banyak menggunakan botol (plastik) PET,” ujarnya, seperti dilansir BBC Selasa (11/2/2025).

Beberapa tahun terakhir, Coca-Cola berusaha menjual produk lebih banyak dalam kemasan kaleng, sebagai bagian dari strategi marketing.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Kelompok-kelompok peduli lingkungan melabeli Coca-Cola sebagai “pencemar plastik global teratas” selama enam tahun berturut-turut.

Meskipun umumnya lebih mahal, kaleng aluminium juga jauh lebih mudah didaur ulang daripada botol plastik.

Amerika Serikat mengimpor hampir setengah dari aluminium yang dipergunakannya, menurut United States Geological Survey, sehingga tarif 25% atas semua impornya hampir bisa dipastikan akan membuat harga kaleng aluminium menjadi lebih mahal.

Trump juga menandatangani sebuah perintah eksekutif lain pekan ini yang akan memperparah polusi sampah plastik. Pengusaha properti itu mencabut larangan penggunaan sedotan plastik dengan alasan sedotan kertas “meledak” saat digunakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aluminiumCoca-ColaDonald TrumpPlastik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menderita PTSD, Bekas Tentara ‘Israel’ Ditemukan Tergeletak Sambil Meneriakkan Takbir
Tulisan selanjutnya Wakil PM Italia Bilang Hamas Harus Dibasmi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?