Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kereta di Sri Lanka Keluar Rel Usai Tabrak Enam Gajah Hingga Tewas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Februari 2025 20:00 8:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Februari 2025 20:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah kereta penumpang tergelincir keluar rel setelah menabrak kawanan gajah di sekitar cagar alam di Sri Lanka bagian tengah pada hari Kamis dini hari (20/2/2025).

Sementara tidak ada korban manusia yang dilaporkan, enam ekor gajah tewas dalam peristiwa yang terjadi di Habarana, sebelah timur ibu kota Kolombo.

Dua ekor gajah yang terluka diberikan perawatan, kata polisi, seraya menegaskan bahwa kejadian itu merupakan kecelakaan terburuk yang melibatkan hewan liar yang pernah terjadi di negara itu, lansir AFP.

Kejadian kereta menabrak gajah di Sri Lanka sudah berkali-kali terjadi, di mana jumlah korban baik di sisi manusia maupun gajah merupakan yang tertinggi di dunia.

Tahun lalu, lebih dari 170 orang dan hampir 500 ekor gajah tewas dalam kecelakaan yang melibatkan kedua jenis mahluk hidup itu. Menurut media setempat, rata-rata dalam setahun 20 ekor gajah tewas ditabrak kereta di Sri Lanka.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Gajah, yang habitat alaminya menyusut akibat penggundulan hutan, semakin sering memasuki perkampungan dan tempat-tempat aktivitas manusia.

Tidak jarang masinis memperlambat laju kereta dan membunyikan klakson guna memperingatkan hewan-hewan di depannya supaya menjauh dari rel.

Pada tahun 2018, seekor gajah hamil dan dua anaknya yang masih kecil tewas di Habarana setelah ditabrak kereta. Ketiganya merupakan bagian dari kawanan gajah yang sedang berjalan menyeberangi rel di waktu subuh.

Oktober 2024, kereta lainnya menabrak kawanan gajah di Minneriya, sekitar 25km jaraknya dari Habarana, menewaskan dua ekor gajah dan melukai seekor lainnya.

Diperkirakan terdapat 7.000 ekor gajah liar di Sri Lanka, di mana hewan tersebut dilindungi hukum. Membunuh seekor gajar merupakan tindak pidana dengan ancaman hukuman penjara atau denda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:keretaSri Lanka
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Masukkan Kartel Narkoba Meksiko ke Daftar Teroris
Tulisan selanjutnya Polisi Belanda Tangkap Pemuda Penyebar Pesan Jihad di Medsos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

13 Oktober 2026 16:03
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?