Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pelapor Khusus PBB Sebut ‘Pembersihan Etnis’ sedang Terjadi di Tepi Barat

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 Maret 2025 05:14 5:14 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 Maret 2025 06:00
Bagikan
Francesca Albanese
Bagikan

Hidayatullah.com – Pelapor Khusus PBB untuk HAM di Palestina yang diduduki, Francesca Albanese, mengatakan apa yang terjadi di Tepi Barat adalah “cara pasti” yang membuktikan upaya pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina.

Dalam satu bulan terakhir, penjajah ‘Israel’ telah menghancurkan puluhan rumah dan mengusir 40.000 orang Palestina dari wilayah tersebut.

“Ini seharusnya ada di halaman depan surat kabar,” katanya kepada para wartawan.

Kebenaran dan akurasi, katanya, “hilang” dari pemberitaan dan peliputan tentang apa yag sebenarnya terjadi di wilayah Palestina yang diduduki.

“Saya telah berbicara dengan para jurnalis yang telah diminta untuk tidak menyebutkan genosida dan apa yang sedang terjadi,” imbuhnya.

Baca Juga

Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Hal tersebut tidak hanya terjadi di media ‘Israel’, lanjut Albanese, namun juga di media Barat dan media internasional.

Pemindahan paksa, kata Albanese, telah menjadi hal yang terus terjadi di Palestina yang diduduki sejak peristiwa Nakba. “Ratusan ribu orang Palestina telah mengungsi. Lebih dari 350.000 orang mengungsi pada tahun 1967 dan Israel menghancurkan semua yang mereka tinggalkan, mencegah mereka untuk kembali.”

Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera pada hari Minggu, pejabat PBB tersebut menyebut apa yang terjadi di Tepi Barat dan posisi negara-negara Arab sebagai sesuatu yang mengejutkan. Ia bahkan terkejut bahwa negara Arab tak melakukan apapun terkait itu.

Ia mengatakan bahwa situasi saat ini memberikan kesempatan penting untuk menyatukan suara Arab dalam membela Palestina, daripada hanya berbicara tentang membangun kembali Gaza, bahkan ketika “genosida terus berlanjut”.

Menurutnya, apa yang dilakukan ‘Israel’ di Tepi Barat adalah tindakan memalukan dan ilegal, tetapi tidak mengejutkan. “Kekerasan genosida,” katanya, ”telah terjadi sejak sebelum 7 Oktober 2023.” Selain itu, ia menuduh beberapa negara Arab bersekongkol untuk melawan Palestina.

Dia menunjukkan bahwa seluruh dunia tahu bahwa Israel sedang mencoba untuk mengendalikan apa yang tersisa dari Palestina, dan saat ini sedang mengulangi apa yang telah dilakukannya di Tepi Barat di Gaza, karena mereka ingin semua orang Palestina meninggalkan tanah mereka.

Sementara itu, negara-negara Arab dan komunitas internasional tidak melakukan apa-apa. “Berapa banyak peringatan yang harus diterima oleh masyarakat internasional?” tanyanya.

Wanita asal Italia itu mengutuk pembatasan yang diberlakukan negara penjajah selama bulan Ramadhan, dan menekankan bahwa tidak ada pembenaran untuk melarang warga Palestina yang berusia di bawah 55 tahun untuk beribadah di Masjid Al Aqsa.

Dia menunjukkan bahwa Palestina telah mencoba memobilisasi masyarakat internasional, secara damai dan melalui perlawanan, termasuk dengan tetap tinggal di tanah mereka.

Albanese memuji sikap negara-negara seperti Afsel, Spanyol dan Namibia yang mengambil langkah kongkrit untuk menanggapi tindakan ‘Israel’, sementara negara-negara Arab belum mengambil langkah serupa selain mencoba mencegah rencana Donald Trump untuk Gaza.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Francesca Albanesegenosida GazaHak Asasi ManusiaPBBPelapor Khusus PBBpembersihan etnis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Bersikeras Petempur Asing Harus Dikeluarkan dari Suriah
Tulisan selanjutnya Pemukim Ilegal Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsha dengan Perlindungan Polisi Pejajah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Berita
3 September 2026 15:08
Kasus Narkoba Wanita Presenter TV Mesir Dihukum Mati Bersama 11 Orang
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’

Terbaru

  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

9 September 2026 12:07
Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

8 September 2026 23:19
Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

8 September 2026 14:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?