Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Power Bank Penyebab Kebakaran Pesawat Air Busan di Bandara Gimhae

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Maret 2025 16:30 4:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2025 16:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah power bank diduga kuat menjadi penyebab kebakaran yang menghanguskan sebuah pesawat Air Busan di Bandara Internasional Gimhae, Korea Selatan, pada bulan Januari.

Pesawat nahas itu terbakar pada 28! Januari sehingga menyebabkan tiga penumpang terluka.

Hari Jumat (14/3/2025), Kementerian Transportasi Korea Selatan mengatakan hasil investigasi sementara ini mengindikasikan bahwa api kemungkinan disebabkan insulasi baterai pada sebuah power bank yang tersimpan di bagasi di atas tempat duduk penumpang rusak.

Pihak penyidik belum dapat mengatakan apa penyebab baterai itu bocor.

Penjelasan ini bukan hasil laporan final dari penyelidikan atas insiden kebakaran yang menimpa pesawat Airbus A321ceo itu, lansir BBC.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berbagai maskapai penerbangan di seluruh dunia sudah sejak lama melarang power bank disimpan di tempat penyimpanan di kabin disebabkan faktor keselamatan, yang berkaitan dengan baterai lithium-ion yang terkandung di dalam alat tersebut.

Baterai jenis itu dapat menghasil panas ekstrem dan terbakar apabila rusak atau memiliki cacat produksi yang memicu arus pendek listrik.

Menurut arahan International Civil Aviation Organisation baterai lithium-ion dalam bentuk apapun dilarang disimpan dalam bagasi kabin penumpang pesawat sejak 2016.

Di pekan yang sama setelah insiden kebakaran pesawat itu, Busan Air mengumumkan tidak lagi memperbolehkan penumpang menyimpan power bank dalam bagasi kabin.

Pada 28 Februari, pemerintah Korea Selatan juga mengumumkan bahwa para penumpang yang menaiki pesawat di negara itu harus menenteng sendiri baterai beserta pengisi daya dan tidak menyimpannya di bagasi kabin.

Sejumlah maskapai penerbangan lain – termasuk China Airlines dan Thai Airways – juga membuat peraturan serupa. Sementara Singapore Airlines dan maskapai saudaranya yang berongkos murah Scoot akan melarang penggunaan power bank di atas pesawat mulai 1 April.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Air Busanpesawatpower bank
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Departemen Pendidikan Amerika Serikat Mengurangi Setengah Jumlah Pegawai
Tulisan selanjutnya Turki Tangkap Lima Tersangka Mata-mata Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?