Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Arkeolog Temukan Jasad Wanita Bangsawan Peru dari Masa 5.000 Tahun Silam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 April 2025 21:43 9:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 April 2025 21:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tim arkeolog hari Kamis (24/4/2025) mengatakan bahwa mereka menemukan sisa-sisa jasad wanita bangsawan dari peradaban Caral yang diawetkan secara cermat. Mereka mengatakan bahwa hal itu menunjukkan bahwa wanita itu merupakan anggota terhormat masyarakat kuno di Peru.

“Apa yang ditemukan menunjukkan seorang wanita yang tampaknya memiliki status tinggi, seorang wanita kalangan elit,” kata arkeolog David Palomino kepada AFP.

Palomino mengatakan jasad wanita itu diawetkan secara cermat dan dibungkus kain berlapis-lapis, dengan mantel bulu burung macaw. Pada mantel itu melekat kulitnya serta sebagian kuku dan rambutnya.

Hasil temuan awal menunjukkan bahwa wanita itu berusia antara 20-35 tahun dengan tinggi badan sekitar 5 kaki atau 150 cm.

Palomino mengatakan bahwa pada umumnya penguasa suatu wilayah adalah laki-laki dan mereka memiliki peran dominan di masyarakat. Namun, temuan yang satu ini menunjukkan bahwa wanita tersebut memiliki peran penting dalam peradaban Caral di masa kuno.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Tim tersebut menunjukkan perlengkapan pemakaman wanita tersebut kepada awak media di Kementerian Kebudayaan Peru, yang meliputi paruh burung toucan, mangkuk batu, dan keranjang jerami. Masa kapan dia dimakamkan dahulu belum dipastikan.

Sisa jasad wanita terhormat itu ditemukan di Aspero, yang merupakan lokasi pembuangan sampah sebelum akhirnya menjadi situs arkeologi pada era 1990-an.

Peradaban Caral, salah satu yang tertua di Amerika Selatan, eksis sekitar tahun 3000 SM sampai 1800 SM, semasa dengan kebudayaan hebat di belahan dunia lain di Mesopotamia, Mesir dan China.

Kota Caral terletak di Lembah Supe, sekitar 180 kilometer arah utara dari ibu kota Peru, Lima. Kawasan itu dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia PBB pada 2009.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arkeologCaralPeru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tersangka Pembunuhan Jenderal Rusia Didakwa Terorisme
Tulisan selanjutnya Haflah Idul Fitri Dewan Da’wah Jatim Bersama Para Dai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?