Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dana Seret UNAIDS Kurangi Jumlah Pekerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Mei 2025 19:04 7:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Mei 2025 19:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Organisasi di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertugas menanggulangi HIV/AIDS akan mengurangi lebih dari setengah pekerjanya dan akan memindahkan banyak posnya ke lokasi yang lebih murah, akibat penurunan drastis pendanaan yang diterimanya dari para donor yang biasanya menyumbang di Amerika Serikat, Asia dan Eropa.

Restrukturisasi tersebut mengikuti rekomendasi panel independen yang menyerukan “perampingan” sekretariatnya di Jenewa sambil terus “memprioritaskan fungsi-fungsi yang paling penting”.

Para pekerja diberitahu pada hari Selasa (6/5/2025) bahwa jumlah mereka akan dikurangi menjadi sekitar 280-300 dari sekitar 600 saat ini.

Para pejabat UNAIDS sedang mempertimbangkan rencana untuk memindahkan banyak kantor ke lokasi yang lebih murah di mana UNAIDS sudah memiliki kantor seperti di Bonn, Jerman; Nairobi, Kenya; atau Johannesburg, Afrika Selatan.

UNAIDS akan mempertahankan kehadirannya di 36 negara, kata juru bicara organisasi itu Charlotte Sector, seperti dilansir Associated Press.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

UNAIDS dibentuk pada tahun 1996, utamanya untuk mengatasi keterbatasan penanggulangan HIV global oleh badan kesehatan PBB lain, yaitu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang sampai sekarang secara parsial masih ikut mendanai.

Menurut situs webnya, dukungan dari Amerika Serikat mencakup lebih dari 40 persen pendanaan aktivitas inti dan non-inti UNAIDS yang totalnya sekitar $214 juta pada tahun 2023, menurut data terbaru yang dicantumkan.

Negara pemberi donasi terbanyak lainnya termasuk Belanda, Swedia, Swiss dan Inggris.

Pemotongan dana secara drastis dan tiba-tiba oleh pemerintah AS pimpinan Presiden Donald Trump kemungkinan menjadi pukulan terbesar yang menghantam upaya penanggulangan HIV global.

Pada bulan Februari, menanggapi pemotongan dana AS, UNAIDS Executive Director Winnie Byanyima mengatakan infeksi HIV berisiko melonjak lebih dari 6 kali pada 2029 jika dukungan AS untuk program AIDS terbesar dihentikan.

UNAIDS sebelumnya memperingatkan bahwa jika dukungan terhadap upaya penanggulangan HIV tidak segera dipulihkan, lebih dari enam juta orang bisa meninggal dalam empat tahun ke depan, dan tambahan 2.000 orang per hari jumlah orang yang terinfeksi HIV.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HIVUNAIDS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kumpulkan Semut untuk Dijual ke Luar Kenya Dua Remaja Belgia Dipidana
Tulisan selanjutnya Ketegangan Memuncak, Rentetan Rudal India Tewaskan 26 Orang di Pakistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?