Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Trump Kerahkan Pasukan Garda Nasional untuk Hadapi Aksi Protes Imigrasi di Los Angeles

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juni 2025 17:18 5:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juni 2025 17:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pengerahan 2.000 personel Garda Nasional ke jalan-jalan di kota Los Angeles, hari Sabtu (7/6/2025), guna menghadapi aksi protes kebijakan imigrasi.

Presiden AS mengambil alih kontrol federal atas militer negara bagian California guna mengerahkan pasukan keamanan ke kota terbesar kedua di AS tersebut, di mana mereka ditugaskan untuk menghadapi demonstrasi besar.

Tindakan itu diambil setelah dua hari berturut-turut terjadi konfrontasi antara pengunjuk rasa dengan petugas keamanan, yang melemparkan granat kejut dan gas air mata untuk membubarkan aksi protes yang kebanyakan diikuti oleh orang-orang Latino atau pendatang dari Amerika Tengah dan Selatan.

National Guard — yang merupakan personel militer cadangan — biasanya dikerahkan untuk mencegah gangguan keamanan usai bencana alam, seperti ketika terjadi karhutla besar di Los Angeles tahun lalu dan penjarahan massal usai bencana Badai Katrina beberapa tahun silam, dan kadang-kadang dikerahkan ketika terjadi kerusuhan di masyarakat, dan hampir selalu dikerahkan dengan persetujuan para pemimpin dan politisi lokal.

Sejak dilantik pada bulan Januari, Trump berulang kali mengatakan bahwa pemerintahannya akan menghadapi masalah keimigrasian dengan keras, membasmi para imigran tak berdokumen, yang disebutnya sebagai “monster” dan “binatang”.

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Departemen Keamanan Dalam Negeri mengatakan bahwa hari Jumat petugas dari Immigration and Customs Enforcement (ICE) di Los Angeles melakukan operasi di sejumlah daerah yang menghasilkan penangkapan 118 alien (orang asing tak berdokumen), termasuk lima anggota geng.

Operasi tersebut lantas mengundang aksi protes warga di daerah tersebut, di mana memang banyak pendatang asing tinggal.

Wali Kota Los Angeles Karen Bass mengakui bahwa sebagian warga kota “merasa takut” menyusul tindakan penegakan hukum oleh aparat keimigrasian federal itu.

Bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat hari Sabtu terjadi di daerah Paramount, di mana penduduk yang marah berkerumun di sebuah fasilitas federal yang dipakai sebagai pangkalan petugas ICE.

Dalam aksi tersebut, sebagian pengunjuk rasa berteriak-teriak mendesak personel ICE untuk keluar menghadapi mereka. Sebagian pengunjuk rasa bahkan mengibarkan bendera Meksiko sementara lainnya membakar bendera AS, lapor Los Angeles Times seperti dilansir AFP.

Saat berdemonstrasi dua hari itu pengunjuk rasa juga membakar sebuah mobil di tengah jalan besar, serta melemparkan kembang api ke arah petugas.

Gedung Putih mengambil sikap tegas terhadap aksi-aksi protes tersebut. Wakil Kepala Staf Stephen Miller menyebutnya sebagai “pemberontakan terhadap hukum dan kedaulatan Amerika Serikat.”

Wakil Direktur FBI Dan Bongino mengatakan sejumlah penangkapan dilakukan menyusul bentrokan hari Jumat.

“Kalian membuat kekacauan, kami akan datang membawa borgol. Hukum dan ketertiban akan menang,” katanya, lewat platform X.

“Pemerintahan Presiden Trump tidak mentolerir perilaku kriminal dan kekerasan, terutama tindak kekerasan yang diarahkan kepada para petugas penegakan hukum yang berusaha melakukan tugasnya,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kepada awak media, menjelaskan alasan pengerahan ribuan personel National Guard.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald TrumpGarda Nasionalkeimigrasianlos angeles
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Semangat Berbagi di Idul Adha 2025: Pesantren Hidayatullah Surabaya Gelar Syiar Qurban Energi Kebangkitan
Tulisan selanjutnya Iran Perluas Larangan Kegiatan Membawa Anjing Jalan-jalan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?