Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ratusan Warga Sipil Mali Disiksa Tentara Bayaran Wagner Group

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Juni 2025 21:48 9:48 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juni 2025 05:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Selama lebih dari tiga tahun beroperasi di Mali, kelompok tentara bayaran asal Rusia Wagner Group melakukan penculikan, penangkapan dan penyiksaan ratusan warga sipil, termasuk di lokasi bekas pangkalan dan kamp pasukan PBB yang dipakai bersama dengan tentara Mali. Demikian menurut sebuah laporan yang dipublikasikan hari Kamis (12/6/2025) oleh sebuah kumpulan jurnalis.

Para korban, yang diwawancarai oleh sebuah konsorsium para reporter dipimpin oleh media investigasi Forbidden Stories, berbicara dari sebuah kamp pengungsi di negara tetangga Mauritania perihal penyiksaan berupa waterboarding, pemukulan dengan kabel listrik, dan disulut dengan puntung rokok, lansir AFP.

Laporan itu mengungkap bahwa praktik penahanan ilegal dan penyiksaan sistematis, yang terkadang berujung pada kematian, mirip seperti yang terjadi di Ukraina dan Rusia.

Investigasi yang dilakukan bersama dengan France 24, Le Monde dan IStories mengidentifikasi enam lokasi penahanan di mana kelompok paramiliter Rusia menyekap warga sipil antara tahun 2022 dan 2024.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Pekan lalu kanal Telegram yang berafiliasi dengan Wagner mengumumkan bahwa kelompok paramiliter Rusia itu hengkang dari Mali.

Sebagian personelnya akan diintegrasikan kembali ke kelompok Africa Corps, paramiliter lain yang memiliki hubungan dengan Kremlin, menurut sumber diplomatik dan keamanan yang berbicara dengan AFP.

Sebuah laporan PBB menuduh tentara Mali dan petempur asing mengeksekusi sedikitnya 500 orang selama operasi anti-ekstremis di Moura pada Maret 2022 — klaim yang dibantah oleh junta.

Pemerintah Barat meyakini para petempur asing itu adalah tentara bayaran Wagner.

April lalu, sejumlah mayat ditemukan di dekat sebuah kamp militer Mali, beberapa hari setelah tentara junta dan paramiliter Wagner menangkap puluhan warga sipil, sebagian besar dari komunitas Fulani.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:malirusiaWagner Group
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya vape covid Pahang Malaysia Larang Penggunaan Vape
Tulisan selanjutnya Pulang dari Prancis Peneliti Harvard Dituduh Menyelundupkan Embrio Katak Ke AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?