Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Konflik Israel-Iran-AS, Bahrain Berlakukan Sistem Belajar Jarak Jauh

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juni 2025 16:43 4:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juni 2025 16:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bahrain memberlakukan sistem belajar jarak jauh pada hari Ahad (22/6/2025) di tengah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, menurut kantor berita Bahrain seperti dilansir Khaleej Times.

Setelah Amerika Serikat mengebom tiga lokasi nuklir Iran pada dini hari Ahad, Kementerian Pendidikan mengeluarkan instruksi kepada semua lembaga pendidikan negeri dan swasta untuk beralih ke pembelajaran daring.

Kementerian Dalam Negeri juga mendesak seluruh penduduk Bahrain untuk membatasi perjalanan dan penggunaan jalan raya hanya untuk keperluan mendesak. Kebijakan ini diambil demi menjaga keselamatan publik serta memungkinkan layanan darurat dan pihak berwenang untuk menggunakan jalan secara efisien.

Mengingat aksi saling serang antara Iran dan Israel masih terus berlangsung, Biro Pelayanan Sipil Bahrain juga mengumumkan pemberlakuan sistem kerja jarak jauh di seluruh kementerian dan badan pemerintah, dengan sampai 70% dari ASN diminta bekerja dari rumah.

Pengecualian berlaku bagi sektor yang mengharuskan kehadiran fisik atau berkaitan dengan prosedur kedaruratan, dan akan dilakukan sesuai dengan tuntutan keselamatan publik, terhitung mulai 22 Juni sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Kebijakan di atas merupakan langkah kehati-hatian yang diambil oleh pemerintah, karena Bahrain dan Iran hanya terpisah oleh laut sekitar 200 km jauhnya.

Komisi Regulasi Radiologi dan Nuklir Arab Saudi lewat platform X hari Ahad mengatakan tidak ada efek radioaktif yang terdeteksi di lingkungan di wilayah Kerajaan Saudi dan kawasan Teluk Arab setelah Amerika Serikat mengebom tiga lokasi nuklir Iran – Fordow, Natanz, dan Esfahan.

Garda Nasional Kuwait lewat X juga mengatakan bahwa tingkat radiasi di udara dan perairan Kuwait masih stabil dan situasinya masih normal.

Badan nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa International Atomic Energy Agency (IAEA) juga mengatakan tidak ada kenaikan tingkat radiasi yang dilaporkan menyusul pengeboman ketiga lokasi itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatbahrainiranisrael
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dukung Penjajah, G7 Sebut Iran Sumber Masalah
Tulisan selanjutnya G7 dan Warisan Kelam Kolonialisme di Negeri-Negeri Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?