Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bermusuhan dengan Trump, Elon Musk Umumkan Partai Amerika

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juli 2025 02:17 2:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juli 2025 02:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pertikaian tentang defisit anggaran negara Amerika Serikat antara Presiden Donald Trump yang berasal dari Partai Republik dengan miliarder Elon Musk memasuki babak baru, setelah pengusaha kelahiran Afrika Selatan itu hari Sabtu (5/7/2025) mengumumkan pembentukan partai politik baru yang dinamakan “America Party” (Partai Amerika).

Sehari setelah bertanya kepada pengikutnya di platform X apakah Amerika Serikat perlu memiliki partai politik baru, Musk mengumumkan di platform yang sama pada hari Sabtu bahwa “hari ini, America Party dibentuk untuk mengembalikan kebebasan kepada kalian”.

“Dengan faktor 2 banding 1, Anda menginginkan partai politik baru dan Anda akan mendapatkannya!” tulis Musk.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah pada hari Jumat Presiden Trump mengesahkan RAPBN gendut yang disebutnya ”besar nan indah”, yang ditolak Musk karena dianggap akan memperbesar defisit.

Musk, yang menjadi orang terkaya di dunia berkat perusahaan mobil listrik Tesla dan perusahaan antariksa SpaceX, menghabiskan ratusan juta dolar supaya Trump memenangi pilpres November 2024. Dia ditunjuk Trump untuk memimpin sebuah departemen yang diberi nama Department of Government Efficiency (Doge) guna memangkas belanja negara AS yang besar pasak dari tiang. RAPBN gendut yang disahkan Trump tentu saja bertentangan dengan maksud dan tujuan pembentukan Doge.

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Ketika ditanya di platform X apa hal yang membuatnya berubah dari mencintai Trump menjadi menyerangnya, Musk berkata: “Menaikkan defisit dari $2 triliun yang sudah gila di masa Biden menjadi $2,5 triliun. Ini akan membuat negara bangkrut.”

Musk sebelumnya mengatakan bahwa dia akan membuat partai politik baru dan menghabiskan uang untuk melengserkan para anggota parlemen yang mendukung RAPBN tersebut.

Trump awal pekan kemarin mengancam akan memotong subsidi miliaran dolar yang diterima perusahaan-perusahaan Musk dari pemerintah federal.

Politisi Partai Republik khawatir bahwa perseteruan Musk dengan Trump dapat merusak peluang mereka untuk melindungi mayoritasnya di parlemen dalam pemilihan kongres sela tahun 2026.

Meskipun Musk memiliki uang banyak, mendobrak duopoli Republik-Demokrat bukan perkara mudah atau bahkan mustahil, mengingat dominasi kedua partai itu sudah berlangsung lebih dari 160 tahun. Meskipun di lapangan banyak suara-suara yang menunjukkan kekecewaan terhadap Trump, namun jajak pendapat perihal kinerjanya sampai saat ini masih di atas 40 persen, lansir Reuters.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatElon Musk
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hampir 450.000 Orang Afghanistan Meninggalkan Iran Sejak Juni
Tulisan selanjutnya Sedikitnya 1.060 Orang Iran Terbunuh akibat Serangan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?