Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Orang Yahudi Tembaki Petani, 75% Setuju Pembunuhan Brutal Rakyat Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 November 2015 08:38 8:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 November 2015 08:38
Bagikan
Pemukim Yahudi bersenjata otomatis di Nablus : Solusi dua negara sama halnya menyetujui penjajajahan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemukim Yahudi Israel hari Senin (09/11/2015) menembakkan senjata api ke arah para petani di desa Laban Timur sebelah selatan kota Nablus utara Tepi Barat terjajah
Sebagaimana disampaikan seorang penanggung jawab lembaga pemukiman di utara Tepi Barat, Ghassan Douglas kepada safa.ps, Senin (9/11/2015), sorang pemukim Yahudi mengendarai mobilnya di jalan utama antara kota Nablus dan Ramallah, tiba-tiba menembakkan senjatanya ke arah kumpulan para petani yang sedang memetik buah zaitun.

Dilaporkan, peluru yang ditembakkan tidak melukai seorang pun dari kumpulan para petani.

Sementara si Yahudi tadi melarikan diri ke salah satu pemukiman terdekat di desa itu.

Selang beberapa menit, pasukan penjajah Zionis sampai ke tempat kejadian setelah mendengar suara tembakan. Dan mereka pun mulai melakukan penyelidikan terhadap para petani seputar kejadian tembakan.

Setuju Pembunuhan Brutal

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Sementara itu, hasil jajak pendapat terbaru menegaskan, mayoritas warga Israel setuju dan mendukung kekerasan “brutal” dalam membunuh warga Palestina yang melakukan serangan berani mati dan Intifada al-Quds.

Jajak pendapat yang dilakukan oleh TV 2 Israel yang hasilnya dipublish Sabtu (07/11/2015), di mana sebanyak 75% warga Israel mendukung tindakan pembunuhan terhadap pelaku aksi serangan di tempat kejadian sebagai tindakan darurat, 24% menolak dan 1% abstain.

Apakah warga Israel menyerang pelaku serangan yang sudah dilumpuhkan dan tidak berbahaya lagi, haruskah mereka (warga Israel yang menyerang) diadili, sebanyak 55% warga Israel tidak setuju pengadilan ini, 39% mendukung pengadilan.

Jajak pendapat yang digelar oleh Indikator Perdamaian dan Universitas Tel Aviv menegaskan, sebagian besar warga Israel mendukung tindakan kekerasan secara brutal dan membunuhnya kepada warga Palestina yang terluka dan tidak berdaya sebagai sanksi atas serangannya.

53% warga Israel juga mendukung pembunuhan terhadap warga Palestina yang melakukan serangan sebagai hal darurat meski ia sudah ditangkap dan dilumpuhkan.

Sementara sebanyak 44% menolak tindakan pembunuhan itu, demikian dikutip Palestine Information Center (PIC).*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Intifada al-QudsIntifada Ke-3israelpalestinapembunuhanpemukimyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya pembunuh bayaran PKI IPT ’65 Dinilai Melanggar HAM terhadap Umat Islam Indonesia
Tulisan selanjutnya Munas IV Hidayatullah Tetapkan Ketua Umum Periode 2015-2020 Tanpa Voting

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?