Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Mencuri Ratusan Keledai dari Gaza dan Mengimpornya ke Prancis

Bahkan keledai juga 'diusir' oleh penjajah Israel dari Gaza, Palestina

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Juli 2025 12:18 12:18 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Juli 2025 13:00
Bagikan
Ratusan keledai dijarah dari Gaza dan diimpor ke Eropa
Bagikan

Hidayatullah.com – Zionis dilaporkan telah mencuri ratusan keledai dari Jalur Gaza, menyelundupkannya ke wilayah ‘Israel’, dan mengangkutnya ke Prancis, menurut laporan media lokal.

Saluran berbahasa Ibrani, Kan, melaporkan penjarahan terorganisir terhadap ratusan keledai dari Jalur Gaza tersebut dilakukan oleh organisasi ‘Israel’ yang berkoordinasi dengan organisasi Eropa, terutama Prancis dan Belgia.

Menurut laporan tersebut, tentara ‘Israel’ telah menjarah keledai-keledai tersebut dari daerah-daerah yang mereka invasi di Jalur Gaza, dengan dalih “menyelamatkan mereka dari penyakit dan kelalaian”.

Media Israel melaporkan penjarahan itu sebagai “operasi penyelamatan hewan”, dan bahkan tidak menyebutkan bahwa hewan-hewan tersebut dimiliki oleh warga Palestina.

Di Gaza, warga Palestina sangat mengandalkan keledai, salah satunya sebagai alat transportasi. Hal itu dapat dilihat ketika warga Palestina mengungsi akibat serangan penjajah ‘Israel’.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berdasarkan hukum internasional, penyitaan paksa properti sipil selama konflik bersenjata diklasifikasikan sebagai kejahatan perang.

Laporan Kan mengungkapkan bahwa keledai-keledai yang dikumpulkan dari Gaza dipindahkan ke sebuah peternakan Israel bernama “Starting Over Sanctuary” di Moshav Harot, selatan Tel Aviv, yang dikelola oleh Sharon Cohen.

Website peternakan tersebut menggambarkan hewan-hewan tersebut sebagai korban “trauma psikologis”, mengklaim bahwa mereka membutuhkan perlakuan khusus, tanpa kontak apa pun dengan pemilik aslinya atau dokumen kepemilikan apa pun yang membuktikan legalitas pemindahan tersebut.

Kan mengatakan pada 18 Mei 2025, pengiriman pertama 58 keledai berangkat dari Bandara Ben Gurion ke Bandara Liège di Belgia, dan kemudian ke tempat penampungan hewan di Prancis dan Belgia. Pengiriman tersebut dikoordinasikan oleh organisasi Network for Animals, yang dikelola oleh Gloria Davis dan Shannon Edwards, dan oleh perusahaan Israel Orien Cargo.

Penampungan yang terlibat termasuk La Tanière – Zoo Refuge, dekat kota Chartres, Prancis, yang dengan hangat menyambut keledai-keledai tersebut dan merayakannya sebagai simbol “kasih sayang dan kesantunan,” dengan memberikan setiap keledai sebuah “kisah pelarian dari neraka,” tanpa merujuk apa pun pada asal-usul Palestina atau pemiliknya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida Gazakejahatan perangkeledaipalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Benjamin Netanyahu dan Yoav Gallant ICC Menolak Permohonan ‘Israel’ untuk Cabut Surat Penangkapan Netanyahu
Tulisan selanjutnya Kecam Serangan ‘Israel’ ke Damaskus, Anwar Ibrahim: Rakyat Suriah Berhak atas Perdamaian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?