Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Musisi Inggris Bentuk Aliansi untuk Lawan Lobi Pro-Israel

Brian Eno, Fontaines DC, dan Kneecap menyebut gerakan kolektif itu dibentuk untuk mendukung para seniman dan artis yang menjadi korban lobi pro-Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 18 Juli 2025 15:47 3:47 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 Juli 2025 18:00
Bagikan
Aliansi Musisi Inggris untuk Lawan Lobi Israel
Bagikan

Hidayatullah.com – Sejumlah musisi Inggris mengumumkan pembentukan aliansi bagi para artis dan seniman yang vokal menyuarakan kecaman terhadap serangan ‘Israel’ di Gaza.

Melalui unggahan di Instagram, para musisi tersebut mengatakan bahwa tujuan mereka adalah untuk melindungi seniman lain, terutama mereka yang berada di tahap awal karier, dari “ancaman untuk dibungkam atau dicancel kariernya” oleh lobi pro-zionis seperti UK Lawyers for Israel (UKLFI).

UKLFI diketahui melaporkan band Bob Vylan ke polisi karena memimpin yel-yel “death to the IDF” saat tampil di Glastonbury, yang kemudian viral di media sosial. Lobi pro-Israel itu juga melaporkan BBC karena menyiarkan penampilan Bob Vylan. Beberapa penampilan Bob Vylan bahkan dibatalkan setelah UKLFI menyurati penyelenggara konser.

Mo Chara dari Kneecap didakwa melakukan tindak pidana terorisme, dituduh mengibarkan bendera di sebuah konser sebagai dukungan terhadap organisasi terlarang, Hizbullah, setelah dilaporkan ke polisi oleh UKLFI. Konser-konser Kneecap juga dibatalkan setelah UKLFI melakukan intervensi.

Itu yang disampaikan ke publik, UKLFI diyakini secara sembunyi-sembunyi telah menghubungi musisi, individu, dan organisasi lain demi mendukung agenda pro-Israel.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Unggahan yang dibagikan oleh Eno dan lainnya di Instagram mengatakan: “Keadaan di Gaza telah melampaui deskripsi. Kami menulis sebagai seniman yang telah memilih untuk menggunakan platform publik kami untuk menyuarakan penolakan terhadap genosida yang terjadi di sana dan peran pemerintah Inggris dalam memfasilitasinya.

“Kami menyadari skala kampanye agresif dan menjengkelkan yang dijalankan oleh UKLFI dan berbagai insiden intimidasi individu dalam industri musik itu sendiri, yang dirancang semata-mata untuk menyensor dan membungkam artis agar tidak mengungkapkan isi hati dan pikiran mereka.

“Setelah berhasil menghadapi kampanye-kampanye upaya penyensoran ini, kami tidak akan tinggal diam dan membiarkan artis lain – terutama mereka yang berada di tahap awal karier mereka atau berada di posisi rentan profesional lainnya – diancam untuk dibungkam atau kariernya dibatalkan.”

Mereka mendorong seniman lain untuk menghubungi mereka guna mengambil sikap kolektif atas sejumlah tuntutan, termasuk gencatan senjata segera dan permanen, akses tanpa hambatan segera ke Gaza bagi lembaga-lembaga bantuan yang diakui, dan diakhirinya penjualan dan lisensi senjata Inggris ke ‘Israel’.

Dalam pernyataan yang diberikan kepada The Guardian, Massive Attack mengatakan: “Aksi kolektif ini sebenarnya bertujuan untuk menawarkan semacam solidaritas kepada para seniman yang hidup sehari demi sehari dalam genosida layar, tetapi khawatir menggunakan platform mereka untuk mengekspresikan kengerian mereka karena tingkat penyensoran dalam industri mereka atau dari badan hukum eksternal yang sangat terorganisir, yang menakuti mereka dan tim manajemen mereka dengan tindakan hukum yang agresif. Tujuannya jelas dan nyata: untuk membungkam mereka.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:artisgenosida Gazainggrismusikmusisisolidaritas palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya muslimah Hijab burkini di pantai Pengadilan Prancis Tetapkan Larangan Burkini Tidak Sah dan Melanggar Hukum
Tulisan selanjutnya Kardinal Yerusalem Bawa Bantuan ke Gaza Setelah Gereja Katolik Dibom Zionis Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Berita
4 Juni 2026 14:01
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?