Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penampil Bentangkan Bendera Palestina di Panggung Royal Opera House Inggris (Video)

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juli 2025 20:38 8:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juli 2025 20:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang penampil membentangkan bendera Palestina usai melakukan pertunjukan di atas panggung Royal Opera House, London, Inggris, hari Sabtu malam (19/7/2025).

Video insiden itu menunjukkan seorang penampil berkostum militer dengan topi tanduk Viking membentangkan bendera Palestina di bagian teratas panggung Royal Opera House saat penutupan Il Trovatore, opera empat babak oleh Giuseppe Verdi. Il Trovatore berakhir setelah digelar selama 11 malam di Royal Opera House di Covent Garden.

Seorang petugas tampak berusaha merebut bendera tersebut tetapi gagal. Sejumlah petugas lain yang berdiri di samping panggung terlihat meneriakkan pesan kepada penampil tersebut supaya menghentikan aksinya. Namun, penampil pria bertubuh gagah itu itu menolak untuk melepaskan bendera Palestina yang dibawanya dan mengabaikan suara-suara yang melarangnya.Identitas penampil tersebut masih belum jelas, lapor BBC Ahad (20/7/2025).

Penonton yang berbicara kepada BBC mengatakan terdengar suara “huu” saat pria itu melakukan aksinya. Namun, seorang penonton lain mengatakan bahwa para hadirin terdengar memberikan dukungan, meskipun tidak jelas untuk siapa: seluruh penampil yang baru selesai menggelar opera atau untuk mendukung aksi protes tersebut.

Magdalini Liousa, seorang penonton dari London yang merekam insiden itu, menggambarkan aksi penampil yang membawa bendera Palestina itu sebagai “berani”.

Baca Juga

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Namun bagi Christopher, warga Glossop, aksi protes justru merusak suasana dari akhir sebuah pertunjukan luar biasa.

Sementara itu seorang penampil lain, yang tidak ingin disebutkan identitasnya, mengatakan bahwa insiden perebutan bendera yang terekam kamera itu merupakan “bagian kedua”. Bagian pertama terlihat penonton, tetapi ketika itu belum banyak yang menyadari apa yang sedang terjadi.

Royal Ballet and Opera mengatakan aksi protes yang dilakukan oleh seorang penampil itu “sama sekali tidak pantas” dilakukan di masa penutupan pertunjukan.

“Penampakan bendera tersebut dilakukan secara spontan dan merupakan tidakan sepihak oleh artis bersangkutan,” kata Royal Ballet and Opera dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC, seraya menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak sejalan dengan komitmennya untuk bersikap imparsial dalam hal politik.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrispalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jet Tempur Bangladesh Jatuh Menimpa Sekolah
Tulisan selanjutnya Tersedot ke Mesin MRI Gegara Pakai Kalung Logam 9 Kg Pria Amerika Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?