Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

AS Jatuhkan Sanksi pada Hakim dan Jaksa ICC Usai Surat Penangkapan Netanyahu

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2025 14:40 2:40 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 Agustus 2025 15:00
Bagikan
Gedung ICC di Den Hague, Belanda.
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemerintahan Presiden AS Donald Trump menjatuhkan sanksi kepada dua hakim dan dua jaksa Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Langkah ini dipandang sebagai upaya Washington untuk menekan mereka yang menarget pejabat ‘Israel’.

Daftar isi
  • Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Pada hari Rabu (20/08/2025), Washington menetapkan Nicolas Yann Guillou dari Prancis, Nazhat Shameem Khan dari Fiji, Mame Mandiaye Niang dari Senegal, dan Kimberly Prost dari Kanada, menurut Departemen Keuangan dan Departemen Luar Negeri AS.

Hakim-hakim ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu, dan mantan kepala pertahanan ‘Israel’ Yoav Gallant, November lalu atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan selama perang Gaza.

Guillou adalah hakim ICC yang memimpin panel praperadilan yang mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu. Khan dan Niang adalah dua wakil jaksa ICC.

Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Langkah ini diambil kurang dari tiga bulan setelah pemerintah mengambil langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan menjatuhkan sanksi kepada empat hakim ICC yang berbeda, dengan mengatakan bahwa mereka telah terlibat dalam “tindakan tidak sah dan tidak berdasar” ICC yang menargetkan AS dan sekutu dekatnya, ‘Israel’.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

ICC, yang mengecam langkah tersebut pada bulan Juni, menyebutnya sebagai upaya untuk melemahkan independensi lembaga peradilan, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Didirikan pada tahun 2002, ICC memiliki yurisdiksi internasional untuk mengadili genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang di negara-negara anggota atau jika suatu situasi dirujuk oleh Dewan Keamanan PBB. Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, dan Israel bukan anggota.

Pengadilan internasional tersebut sedang melakukan investigasi kejahatan perang tingkat tinggi terkait perang ‘Israel’ di Gaza dan perang Rusia di Ukraina, serta di Sudan, Myanmar, Filipina, Venezuela, dan Afghanistan.

Sanksi tersebut membekukan aset AS apa pun yang mungkin dimiliki individu-individu tersebut dan pada dasarnya memutusnya dari sistem keuangan AS.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Donald TrumpICCmahkamah internasional
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KSrelief Bantuan kemanusiaan Arab Saudi Hari Kemanusiaan Dunia 2025, Arab Saudi telah Salurkan Bantuan Global Rp2.300 Triliun
Tulisan selanjutnya Visa politisi sayap kanan Israel ditolak Australia Batalkan Visa Politisi ‘Israel’, Australia: Kami Tidak Ingin Anda ke sini

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Berita
17 Oktober 2026 09:35
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?