Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Calon Dokter Bedah Cabul Punya 4.500 Rekaman Koleganya di Kamar Mandi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2025 16:39 4:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Agustus 2025 16:35
Bagikan
Ilustrasi: Dokter sedang melakukan operasi
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang calon dokter bedah dibebaskan dari tahanan dengan uang jaminan setelah didakwa membuat rekaman rahasia ratusan koleganya di toilet sejumlah rumah sakit di Australia.

Ryan Cho, 28, diperkirakan akan menghadapi sekitar 500 tuduhan berkaitan dengan 4.500 video yang direkamnya secara diam-diam dengan menggunakan ponsel yang kebanyakan di toilet staf di tiga rumah sakit di Melbourne sejak 2021, menurut tuduhan polisi yang dimasukkan ke pengadilan tertinggi negara bagian Victoria.

Hakim James Elliott memutuskan dokter junior itu dibebaskan dari tahanan dengan syarat harus tinggal bersama dengan orangtuanya, yang pindah dari Singapura ke Melbourne untuk mengantisipasi pembebasan putranya. Orangtua Ryan diharuskan menyerahkan uang jaminan 50.000 dolar Australia.

Hakim mengatakan bahwa Cho sudah menyerahkan paspornya dan sebelum ini tidak memiliki catatan kriminal yang mengharuskanya didepak dari Australia.

Polisi menuduh Cho membuat rekaman gambar intim sedikitnya 460 wanita. Hakim menggarisbawahi bahwa tidak ada tuduhan bahwa Cho menyebarkan gambar-gambar tersebut.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Cho ditangkap petugas pada bulan Juli setelah sebuah ponsel ditemukan sedang dalam mode perekaman dari dalam sebuah tas jaring yang tergantung di sebuah toilet di Austin Hospital.

Polisi menuduh Cho juga melakukan perekaman serupa di kamar kecil di dua rumah sakit lain yaitu Peter MacCallum Cancer Center dan Royal Melbourne Hospital.

Cho awalnya dijerat enam dakwaan tetapi 127 dakwaan lain ditambahkan pada hari Kamis (21/8/2025), termasuk tuduhan merekam gambar intim tanpa izin, lansir Associated Press.

Pengacaranya Julian McMahon mengatakan terlalu dini untuk memastikan bahwa tuduhan-tuduhan itu semuanya akan disidangkan. Dia juga mengatakan bahwa kliennya belum menyatakan sikap mengaku bersalah atau tidak terhadap dakwaan-dakwaan itu.

Cho datang ke Australia sebagai mahasiswa pada 2017 dan menempuh kuliah kedokteran di Monash University di Merlbourne.

Cho mendapatkan status pemukim tetap Australia pada bulan April, dan dia terancam dideportasi apabila dinyatakan bersalah dan diganjar hukuman 12 bulan penjara atau lebih.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiadoktersingapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya investasi minuman keras Alkohol Lokal Renggut 23 Nyawa, Aparat Kuwait Tangkap 67 Orang
Tulisan selanjutnya Bekas Presiden Sri Lanka Ranil Wickremesinghe Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?