Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Anggota DPR minta Saudi Perpanjang Waktu Amnesti

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Juni 2013 06:02 6:02 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Juni 2013 06:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Komisi IX DPR yang membawahkan isu pekerja migran mendesak Pemerintah Indonesia untuk meminta Kerajaan Arab Saudi memperpanjang waktu kebijakan amnesti buat menghindari kerusuhan seperti seperti yang terjadi di Kantor Konsulat Indonesia di Jeddah.

Permohonan perpanjangan waktu amnesti menurut anggota Komisi IX DPR, Rieke Dyah Pitaloka, dalam rapat dengar pendapat di DPR, Senin (10/06/2013), harus diupayakan pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab apa yang dinilainya sebagai ‘kegagalannya memberikan pelayanan pekerja migrant asal Indonesia di Arab Saudi’.

Rieke menyebut kerusuhan di Jeddah membuktikan buruknya penanganan masalah tenaga kerja Indonesia di luar negeri oleh rezim Susilo Bambang Yudhoyono.

Kinerja dan koordinasi yang buruk membuat kebijakan amnesty yang ditawarkan pemerintah Arab Saudi tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Di KJRI Jeddah dengan ribuan orang yang ingin mengakses hak amnestinya itu, hanya dibuka 12 loket dan petugas yang melayani 200 orang,” ungkap Riekeu dikutip Radio Australia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dia juga mendesak agar Pemerintah melobbi Arab Saudi agar tidak mempersulit dokumen warga Indonesia yang meminta pemutihan.

“Hal itu sudah dilakukan oleh India dan Filiphina, kalau negara lain bisa kenapa kita tidak bisa?” katanya.

Kemarin kerusuhan terjadi di KJRI karena dipicu kemarahan ribuan pekerja migrant dan warga Indonesia yang kesulitan menapat pelayanan untuk mengurus amnesti yang diberikan oleh Kerajaan Arab Saudi.

Mereka membakar bangunan tempat para petugas keamanan berjaga.

Data yang dilansir pemerintah menyebutkan saat ini jumlah TKI di Arab Saudi yang tidak memiliki dokumen atau tinggal melebihi batas yang diijinkan mencapai 43 ribu orang.

Mereka kemudian berbondong-bondong memanfaatkan kebijakan amnesty yang diterbitkan Pemerintah Arab Saudi untuk mengurus dokumen ijin kerja atau kepulangan mereka ke tanah air, mengingat tenggat waktu yang diberikan pemerintah Arab Saudi hanya sampai 3 juli mendatang.

Setelah tenggat itu, TKI tak berdokumen terancam hukuman 2 tahun penjara dan denda lebih dari 100.000 Riyal atau setara dengan US$27 ribu.

Sementara itu juru bicara Kepresidenan bidang luar negeri, Teuku Faizasyah, membantah kerusuhan dipicu karena pelayanan KJRI yang buruk.

Menurut Faizasyah pemerintah Indonesia 6 juni lalu sudah mengirim tim untuk mengevaluasi pelayanan di Konsulat Jenderal RI di Jeddah, Arab Saudi atas instruksi Presiden.

Presiden juga sudah memerintahkan perwakilan Indonesia di sana untuk mempersiapkan pelayanan dengan baik. Namun, kerusuhan terjadi karena ulah provokator yang kemudian memicu kepanikan para TKI yang tengah mengantre mengurus dokumen mereka.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Andriyana Terpilih jadi Ketua KAMMI Periode 2013-2015
Tulisan selanjutnya Mengapa Institusi Kepolisian Negeri Ini Masih Melarang Jilbab?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?