Hidayatullah.com – Pasukan keamanan internal perlawanan Palestina di Gaza mengeksekusi tiga anggota geng kriminal Abu Shabab pada Ahad malam. Ketiganya diyakini bersekongkol dan menjadi kaki tangan penjajah ‘Israel’ di Jalur Gaza, Palestina.
Eksekusi yang dilakukan oleh regu tembak ini berlangsung di depan umum di jalan Kota Gaza dan disaksikan oleh banyak orang.
Hukuman ini merupakan bagian dari upaya pasukan keamanan Palestina, gabungan berbagai faksi perlawanan, untuk memburu para pengkhianat yang bekerja sama dengan intelijen ‘Israel’.
Setelah eksekusi tersebut, pasukan perlawanan membagikan selebaran, beberapa di antaranya bertuliskan: “Pengkhianatan kalian terhadap rakyat kalian dan pengorbanan mereka tidak akan luput dari hukuman.”
Dalam beberapa hari terakhir, beberapa eksekusi telah dilakukan terhadap mereka yang diduga agen ‘Israel’, yang disambut oleh sorakan warga Palestina.
Perlawanan Palestina sebelumnya telah meminta semua agen ‘Israel’ untuk menyerahkan diri. Mereka secara khusus menyebutkan nama anggota kelompok yang dikenal sebagai “jaringan Abu Shabab”, yang diduga dipimpin oleh Yasser Abu Shabab dan beroperasi di Rafah, Gaza selatan.
Selain menjadi mata-mata, geng Abu Shabab juga melakukan berbagai aksi kriminal lain termasuk penjarahan bantuan kemanusiaan.
Juru bicara pasukan keamanan perlawanan, yang menghadiri eksekusi hari Minggu, memperingatkan bahwa Yasser Abu Shabab, bersama dengan Rami Helles dan Ahmad Jundieh, akan menghadapi nasib yang sama.*




