Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pidato Prabowo di PBB: Indonesia Siap Akui ‘Israel’ jika Palestina Merdeka

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 September 2025 23:19 11:19 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 September 2025 23:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato di Konferensi Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai Palestina, yang digelar di Markas Besar PBB, New York. Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan segera mengakui Negara ‘Israel’ jika ‘Israel’ terlebih dahulu mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo saat berpidato dalam Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di Gedung Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat.

Pidato disampaikan di hadapan President Emmanuel Macron dari Prancis, His Highness Prince Fisal bin Farhan Al-Sawud, Menteri Luar Negeri Arab Saudi, dan para delegasi internasional lainnya sebagai co-chairs konferensi.

“Kita harus menjamin negara Palestina, tetapi Indonesia juga menyatakan bahwa begitu ‘Israel’ mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Palestina, Indonesia akan segera mengakui Negara ‘Israel’ dan akan mendukung semua jaminan keamanan ‘Israel’,” kata Prabowo dalam pidatonya Senin, 22 September 2025, dikutip kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa tanggung jawab historis masyarakat internasional bukan hanya menyangkut masa depan Palestina, tetapi juga masa depan ‘Israel’ dan kredibilitas PBB. Sehingga Indonesia tetap konsisten pada solusi dua negara sebagai jalan satu-satunya menuju perdamaian di kawasan Timur Tengah tersebut.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Prabowo menegaskan penghentian perang di Gaza harus menjadi prioritas utama dunia internasional. Ia mengatakan Indonesia siap berkontribusi aktif, termasuk dengan mengirimkan pasukan penjaga perdamaian di bawah mandat PBB ke sana.

“Kami siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian ini. Kami bersedia menyediakan pasukan penjaga perdamaian,” kata Presiden.

Terlalu Terburu-buru

Sementara itu, Baitul Maqdis Institute menyambut baik dukungan Presiden RI Prabowo Subianto terhadap perjuangan Palestina, namun menilai pernyataannya di Sidang Umum PBB, 22 September 2025, terlalu terburu-buru.

Pernyataan Prabowo yang menyatakan Indonesia bersedia mengakui ‘Israel’ dan menjamin keamanannya jika ‘Israel’ mengakui Negara Palestina dianggap blunder dan tidak melibatkan konsultasi publik secara memadai.

“Kebijakan untuk sekadar mengakui Palestina tidak boleh dijadikan alat tawar bagi Indonesia, yang memiliki mandat konstitusi melawan dan menghapus penjajahan, untuk mengakui sang penjajah ‘Israel’,” ujar Direktur Eksekutif Baitul Maqdis Institute, Pizaro Gozali Idrus.*

Inti Pidato dan Pernyataan Kunci

1. Mengutuk Kekerasan di Gaza

Prabowo membuka pidato dengan menyampaikan duka cita atas tragedi kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza:

“Ribuan nyawa tak berdosa, banyak di antaranya perempuan dan anak-anak, telah terbunuh. Kelaparan mengancam. Bencana kemanusiaan sedang terjadi di depan mata kita. Kami mengutuk semua tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang tidak bersalah.”

2. Dukungan Solusi Dua Negara (Two-State Solution)

Presiden menegaskan komitmen Indonesia terhadap solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan untuk perdamaian yang adil dan berkelanjutan: “Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap solusi dua negara dalam masalah Palestina. Hanya solusi dua negara yang akan membawa perdamaian.”

3. Pengakuan Palestina Sekarang

Prabowo menekankan urgensi pengakuan internasional terhadap Palestina dan penghentian bencana kemanusiaan: “Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang harus menjadi prioritas utama kita.”

4. Indonesia Siap Berperan Aktif dalam Perdamaian

Presiden menegaskan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi langsung dalam menjaga perdamaian, termasuk penyediaan pasukan penjaga perdamaian: “Kami siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian. Kami bersedia menyediakan pasukan penjaga perdamaian.”

5. Pengakuan ‘Israel’ Bersyarat

Bagian yang menjadi sorotan internasional adalah kesiapan Indonesia mengakui ‘Israel’ jika ‘Israel’ mengakui Palestina terlebih dahulu: “Begitu ‘Israel’ mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Palestina, Indonesia akan segera mengakui Negara ‘Israel’ dan mendukung semua jaminan keamanan ‘Israel’,” ujarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineisraelKemerdekaan Palestinamengakui IsraelPBBPrabowo SubiantoPresiden Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Skandal Seks, Uang, dan Kekuasaan Mengguncang Kuil Shaolin di Tiongkok
Tulisan selanjutnya Baitul Maqdis Institute: Pernyataan Prabowo di PBB Rugikan Perjuangan Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Berita
2 September 2026 20:16
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?