Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

India akan Buka Penuh Kedutaannya di Afghanistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2025 20:39 8:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Oktober 2025 20:34
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– India akan mengaktifkan kembali secara penuh kedutaannya di Afghanistan, kata Menteri Luar Negeri Subrahmanyam Jaishankar, hari Jumat (10/10/2025), saat bertemu dengan sejawatnya dari Kabul di New Delhi.

Saat ini, Rusia merupakan satu-satunya negara yang secara resmi mengakui pemerintahan Taliban sejak mereka kembali ke puncak kekuasaan pada Agustus 2021 menyusul penarikan pasukan asing dan Amerika Serikat dari Afghanistan, meskipun sejumlah negara memiliki kedutaan di Kabul.

India memiliki misi diplomatik yang besar di Kabul sampai Taliban berkuasa kembali, ketika mereka menarik kebanyakan diplomatnya dan menurunkan status perwakilan diplomatiknya menjadi setingkat misi teknis.

“Dengan senang hati hari ini saya mengumumkan kenaikan Misi Teknis India di Kabul menjadi berstatus Kedutaan Besar India,” kata Jaishankar kepada sejawatnya Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi, seperti dilansir AFP.

Muttaqi yang disanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa bisa bepergian ke India setelah Dewan Keamanan memberikannya izin. Kunjungannya ke India itu merupakan yang pertama dilakukan oleh seorang pejabat tinggi Taliban sejak mereka kembali berkuasa di Afghanistan.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Kami memiliki komitmen yang sama untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan,” kata Jaishankar said, dalam komentar yang disampaikan pada pembukaan pertemuan.

“Akan tetapi, hal ini dihantui oleh ancaman yang juga sama-sama kami hadapi yaitu terorisme lintas perbatasan,” imbuhnya.

Jaishankar memuji solidaritas yang ditunjukkanboleh Kabul menyusul serangan di daerah wisata Pahalgam di wilayah Kashmir yang dikuasai India yang menewaskan 26 orang, kebanyakan wisatawan Hindu, pada bulan April.

New Delhi menuding Pakistan berada di belakang serangan tersebut, tuduhan yang dibantah keras Islamabad.

“Kami menghargai sensitivitas Anda terhadap masalah keamanan India,” imbuh Jaishankar.

Membalas sejawatnya itu, Muttaqi mengatakan bahwa Afghanistan memandang India sebagai “teman dekat”, menyebut bantuan kemanusiaan yang dikirimkan India menyusul gempa bulan September yang merenggut banyak penduduk Afghanistan.

“Kami tidak akan membiarkan kelompok manapun mengancam siapa saja atau menggunakan wilayah Afghanistan untuk melakukan serangan ke pihak lain,” imbuhnya.

Taliban yang menafsirkan hukum Islam secara ketat tampak tidak cocok dengan pemerintahan nasionalis Hindu pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi, tetapi India memiliki kepentingan terhadap Afghanistan. Di sisi lain, pemerintahan Taliban membutuhkan negara lain untuk memberikan pengakuan terhadapnya.

Selain membutuhkan teman untuk menghadapi ancaman dari negara tetangga Pakistan, India mengatakan bahwa Kabul menawarkan peluang untuk menambang kekayaan alam Afghanistan.

“Kami memiliki kepentingan yang sama untuk meningkatkan perdagangan dan bisnis,” kata Jaishankar.

“Undangan Anda kepada perusahaan-perusahaan India untuk mengeksplorasi peluang pertambangan di Afghanistan juga sangat kami hargai,” sambung Jaishankar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanIndiaTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Tetap Membunuh Warga Gaza Meski Gencatan Senjata Disepakati
Tulisan selanjutnya Warga Gaza Mulai Kembali ke Rumah Lewat Jalan Pesisir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?