Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perusahaan Amerika Cove Capital akan Menambang Tungsten di Kazakhstan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 November 2025 20:27 8:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 November 2025 20:24
Bagikan
the wolframite (wolfram ore)
Bagikan

Hidayatullah.com– Perusahaan investasi pertambangan Cove Capital akan menggarap cadangan besar tungsten di Kazakhstan bekerja sama dengan perusahaan milik negara setempat JSC Tau-Ken Samruk, berdasarkan kesepakatan yang diumumkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump hari Kamis (6/11/2025).

Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan yang diumumkan antara Washington dan Astana guna mempererat kerja sama ekonomi antara kedua negara.

Cove Capital akan menguasai 70 persen usaha patungan dan penjualan logam itu, sementara Tau-Ken Samruk mengendalikan 30 persen sisanya, menurut dokumen yang dilihat oleh Reuters.

Biaya untuk menggarap tungsten yang berada di Katpar Utara dan Kairakty Atas – di bagian timur Kazakhstan – itu diperkirakan mencapai $1,1 miliar, sementara US Export-Import Bank sudah mengeluarkan letter of interest untuk menggelontorkan dana sebesar $900 juta.

Tungsten, yang digunakan untuk mengeraskan baja dalam berbagai industri, dianggap sebagai salah satu mineral sangat penting oleh pemerintah Amerika Serikat.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Amerika Serikat tidak melakukan penambangan logam itu sejak 2015, sementara China sudah menjadi produsen tungsten terbesar dunia.

Pasokan logam dari proyek di Kazakhstan itu akan digunakan “untuk memprioritaskan kebutuhan pemerintah AS dan komersial Amerika,” menurut dokumen yang dilihat Reuters itu.

“Ini adalah kemenangan generasi bagi AS dan kebutuhan mineral pentingnya,” kata CEO Cove Pini Althaus kepada Reuters.

Althaus, yang sebelumnya menjabat CEO of USA Rare Earth, mengatakan Presiden Donald Trump dan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick secara langsung membantu proses negosiasi guna menghadang China dari menggarap deposit tungsten di Kazakhstan.

Konstruksi pertambangannya akan dilakukan dalam dua tahun, dan proses produksinya diharapkan akan bisa dimulai dalam waktu 3 setengah tahun, kata Althaus, seraya menambahkan bahwa proses pengilangannya juga akan dilakukan di Kazakhstan.

“Ini merupakan bagian dari dunia yang belum pernah digarap, menurut pandangan Amerika Serikat, dan demikian pula Kazakhstan,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Christopher Landau dalam acara konferensi bisnis C5+1 di gedung Kennedy Center hari Kamis, yang juga dihadiri oleh para pejabat Kazakhstan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatKazakhstantungsten
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ganggu Konser Israel Philharmonic Empat Orang Ditangkap
Tulisan selanjutnya Turki Terbitkan Surat Penangkapan Netanyahu dan Kaki Tangannya atas Genosida Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?