Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ulah Meresahkan Turis Israel Bikin Warga Thailand Geram

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 November 2025 19:20 7:20 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 November 2025 19:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebuah video viral di TikTok yang mengkritik perilaku dan ulah turis Israel kembali memicu perdebatan di Thailand. Unggahan tersebut muncul di tengah meningkatnya laporan warga di destinasi wisata populer terhadap mereka.

Salah satu video, yang diunggah oleh pengguna TikTok @djudjunzumba pada 11 Oktober 2025, telah mendapatkan lebih dari 50.000 like dan menuduh wisatawan Israel bersikap arogan, menuntut pelayanan gratis, dan mengabaikan adat istiadat setempat. “Mereka menginginkan semuanya gratis,” kata pengguna tersebut, mengonfirmasi laporan yang dibagikan oleh pengguna lain.

Pengguna lain, @lifeofaydinx, juga mengunggah video berisi kecaman. Ia menggambarkan wisatawan Israel sebagai “arogan secara spiritual,” menyebut mereka berperilaku kasar dan mengabaikan norma-norma budaya Thailand. Ia mengatakan Pai—yang dulu dikenal sebagai surga yang tenang bagi para backpacker—telah “dibanjiri wisatawan Israel yang berisik dan tidak sopan.”

Keresahan warganet Thailand diperkuat dengan laporan media setempat. Pada bulan Februari, Bangkok Post melaporkan bahwa empat pria Israel ditangkap dan kemudian dideportasi setelah merusak properti di ruang instalasi gawat darurat Rumah Sakit Pai.

Kelompok tersebut berbuat onar di IGD setelah seorang teman terluka dalam kecelakaan sepeda motor dan menolak pergi sampai polisi turun tangan. Mereka didenda 3.000 baht masing-masing, dan visa mereka dicabut.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Seorang dokter di rumah sakit menulis dalam sebuah unggahan media sosial bahwa ini bukan pertama kalinya staf menghadapi “pengunjung Israel yang kasar dan agresif.”

Ia mengatakan beberapa turis di Pai telah mengoperasikan sekolah sepeda motor ilegal atau mengemudi tanpa SIM, yang menyebabkan lebih banyak kecelakaan. Unggahannya memicu kemarahan publik dan kembali menyerukan penegakan hukum yang lebih ketat.

Meningkatnya turis Israel ke Thailand menyusul serangan Hamas pada Oktober 2023 terhadap Israel dan mobilisasi militer besar-besaran setelahnya. Banyak pelancong adalah tentara cadangan muda yang mencari istirahat setelah berbulan-bulan bertugas.

Para pemilik bisnis lokal di Pai juga menyuarakan rasa frustrasi mereka, menggambarkan tamu-tamu Israel sebagai orang yang suka membantah dan menuntut. “Mereka tidak mendengarkan. Mereka berdebat. Mereka menuntut perlakuan khusus,” ujar seorang manajer dalam sebuah unggahan TikTok.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pariwisatathailandTuris Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya serangan Israel ke Lebanon untuk percepat genosida Gaza 25 Negara Dilaporkan Menyuplai Minyak ke ‘Israel’ selama Genosida Gaza
Tulisan selanjutnya 25 Orang Syahid dalam Pemboman ‘Israel’ di Gaza Meski Gencatan Senjata

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?