Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

25 Orang Syahid dalam Pemboman ‘Israel’ di Gaza Meski Gencatan Senjata

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 November 2025 09:36 9:36 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 November 2025 09:36
Bagikan
Cahaya bom Zionis Israel di langit Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com – Sedikitnya 25 warga Palestina telah syahid akibat serangan udara ‘Israel’ yang menjadi pengkhianat terbaru zionis terhadap kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi AS pada bulan lalu.

Pertahanan Sipil Gaza mengatakan pada hari Rabu bahwa serangan ‘Israel’ menargetkan lokasi-lokasi di mana pasukannya telah ditarik berdasarkan perjanjian gencatan senjata.

Israel melakukan tiga serangan terpisah di Kota Gaza di utara wilayah Palestina dan Khan Younis selatan, menurut badan tanggap darurat Palestina tersebut.

Setidaknya 12 orang tewas oleh Israel di wilayah Kota Gaza, sementara 10 orang lainnya tewas dalam serangan di Khan Younis.

Laporan media lokal menyebut 17 perempuan dan anak-anak termasuk di antara mereka yang dibantai oleh ‘Israel’, termasuk 77 warga lain yang luka-luka.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Salah satu serangan terjadi di sebuah gedung milik otoritas keagamaan Muslim di lingkungan Zeitoun, dan serangan Khan Younis terjadi di sebuah klub yang dikelola PBB, keduanya menampung keluarga-keluarga Palestina yang mengungsi.

“Tim tanggap darurat terus mencari korban selamat dan mengevakuasi korban luka, karena jumlah korban kemungkinan akan terus bertambah,” lapor kantor berita WAFA.

400 kali melanggar gencatan senjata

Pembantaian terbaru zionis ‘Israel’ terjadi saat Donald Trump menyambut kedatangan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman di ibu kota AS.

Selama kunjungannya, ia mengadakan diskusi pertahanan dan perdagangan dengan Presiden AS Donald Trump dan menyatakan kesediaannya untuk bergabung dengan Perjanjian Abraham dengan Israel, dengan syarat ada “jalur yang jelas” menuju kenegaraan Palestina.

Trump berulang kali mengklaim telah menghentikan tujuh konflik dalam tujuh bulan, termasuk menjadi mediator perjanjian gencatan senjata antara ‘Israel’ dan Hamas.

Namun, serangan berulang ‘Israel’ di Gaza dan negara tetangga Lebanon mempersulit upaya Trump.

Sementara itu, kelompok perlawanan Islam Palestina Hamas mengecam serangan Israel sebagai “eskalasi berbahaya”, memperingatkan bahwa serangan tersebut membahayakan gencatan senjata yang rapuh.

“Kami menganggap ini sebagai eskalasi berbahaya yang digunakan penjahat perang (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu untuk melanjutkan genosida terhadap rakyat kami,” tulis Hamas dalam sebuah pernyataan.

Otoritas kesehatan Palestina mengatakan militer ‘Israel’ telah melancarkan 393 serangan, menewaskan sedikitnya 290 warga Palestina dan melukai hampir 700 lainnya dalam serangan di Gaza sejak gencatan senjata 10 Oktober.

Jumlah korban harian tertinggi tercatat pada 29 Oktober, ketika ‘Israel’ menewaskan lebih dari 100 orang.

Genosida ‘Israel’ di Gaza telah membunuh lebih dari 69.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, melukai lebih dari 170.000 lainnya, dan menghancurkan daerah kantong itu menjadi puing-puing.

Para ahli berpendapat bahwa ini adalah perkiraan yang terlalu rendah, dengan jumlah korban tewas sebenarnya berpotensi mendekati 200.000.

Hampir semua warga Palestina telah dipaksa meninggalkan rumah mereka selama lebih dari dua tahun genosida ‘Israel’ di daerah kecil nan padat itu, sejak 7 Oktober 2023, dengan banyak di antara mereka kini tinggal di tenda-tenda dan tempat penampungan dasar lainnya.

Warga Palestina telah dilanda banjir akibat hujan lebat dan gelombang badai dalam beberapa hari terakhir, menghancurkan beberapa tempat penampungan, membasahi kasur dan selimut, serta menambah penderitaan bahkan setelah gencatan senjata yang terus dilanggar ‘Israel’.

Juru bicara UNICEF, Tess Ingram, mengatakan bahwa persediaan tempat penampungan untuk keluarga di UNICEF akan habis dalam beberapa hari dan mendesak otoritas ‘Israel’ untuk segera mengizinkan lebih banyak bantuan masuk.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaHAMASisraelJalur GazaKesepakatan Gencatan Senjata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulah Meresahkan Turis Israel Bikin Warga Thailand Geram
Tulisan selanjutnya Pangkalan Militer ‘Israel’ Ricuh, Tentara Saling Baku Hantam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?