Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Ketahuan Shalat, Mahasiswa Muslim di India Ini Dipaksa Minta Maaf dan Berdiri Pegang Telinga

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 November 2025 22:31 10:31 pm
Ahmad
Dipublikasikan 24 November 2025 22:29
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.comโ€” Sebuah insiden memancing kemarahan di Ideal College of Pharmacy & Research, Kalyan, Maharashtra, setelah video menunjukkan sejumlah mahasiswa Muslim shalat (namaz) di dalam ruang kelas kosong di kampus menjadi viral. Kejadian ini memicu reaksi keras dari kelompok sayap kanan, termasuk anggota kelompok radikal Vishva Hindu Parishad (VHP) dan Bajrang Dal, yang tiba di kampus dan menuntut permintaan maaf, demikian kutip India Today.

Menurut laporan India Today, para aktivis VHP dan Bajrang Dal mengecam shalat itu sebagai tindakan yang menyinggung โ€œperasaan keagamaan Hinduโ€.

๐Œ๐ฎ๐ฌ๐ฅ๐ข๐ฆ ๐ฌ๐ญ๐ฎ๐๐ž๐ง๐ญ๐ฌ ๐จ๐Ÿ ๐š ๐๐ก๐š๐ซ๐ฆ๐š๐œ๐ฒ ๐œ๐จ๐ฅ๐ฅ๐ž๐ ๐ž ๐ข๐ง ๐Š๐š๐ฅ๐ฒ๐š๐ง ๐š๐ฉ๐จ๐ฅ๐จ๐ ๐ข๐ณ๐ž ๐Ÿ๐จ๐ซ ๐จ๐Ÿ๐Ÿ๐ž๐ซ๐ข๐ง๐  ๐ง๐š๐ฆ๐š๐ณ ๐ข๐ง ๐š๐ง ๐ž๐ฆ๐ฉ๐ญ๐ฒ ๐œ๐ฅ๐š๐ฌ๐ฌ๐ซ๐จ๐จ๐ฆ | Hindutva activist created ruckus at the college belonging to a local BJP leader. Hill lineโ€ฆ pic.twitter.com/Iz62yoFn96

โ€” MUMBAI NEWS (@Mumbaikhabar9) November 23, 2025

Setelah ketegangan meningkat, polisi Hill Line dipanggil ke lokasi dan berhasil meredam situasi tanpa terjadi kekerasan besar.

Dalam video permintaan maaf yang beredar, terlihat tiga mahasiswa berdiri di hadapan patung Chhatrapati Shivaji Maharaj, sambil memegang telinga mereka sebagai simbol penyesalan.

โ€œHamara se galti hua hai โ€ฆ aage se namaz nahi padhenge,โ€ (โ€œKami telah melakukan kesalahan โ€ฆ kami tidak akan shalat di kampus lagiโ€), demikian ujar mereka dikutip Free Press Journal.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim โ€˜Israelโ€™ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan โ€˜Israelโ€™ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan โ€˜Israelโ€™ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Tak hanya itu, para aktivis yang hadir juga meminta para mahasiswa untuk menyentuh kaki patung Shivaji Maharaj sambil meneriakkan โ€œJai Shri Ramโ€. (Kemenagan Dewa Rama).

Laporan dari Siasat menyebut para mahasiswa bahkan diperintahkan melakukan sit-up sebagai bagian dari ritual โ€œpermintaan maafโ€ publik.

Pihak kampus menyatakan bahwa namaz tersebut dilakukan di ruang kelas yang tidak dipakai dan bersifat singkat. Menurut pejabat kampus, mahasiswa tidak memiliki niat untuk menimbulkan kontroversi atau menyakiti perasaan siapa pun.

Administrasi kampus menegaskan bahwa kegiatan keagamaan dilarang di dalam lingkungan kampus dan mengumumkan akan memperketat aturan agar insiden serupa tidak terulang.

Salah satu tokoh politik yang mengecam keras insiden ini adalah Waris Pathan, pemimpin partai AIMIM. Ia menuduh para aktivis Hindutva telah mencederai kebebasan beragama mahasiswa dan menyerukan agar otoritas Maharashtra, termasuk Polisi Thane dan Ketua Menteri, mengambil tindakan atas perilaku tersebut.

Media lokal Marathi, Loksatta, melaporkan bahwa dalam video lain, mahasiswa tampak menunduk dengan tangan terlipat saat menyentuh kaki patung Shivaji, sebelum meminta maaf atas tindakan shalat di kampus.

Beberapa pengamat menyebut peristiwa ini sebagai manifestasi dari ideologi Hindutva โ€” gerakan nasionalis Hindu sayap kanan yang mempromosikan supremasi budaya Hindu di ruang publik.

Kehadiran VHP dan Bajrang Dal, kedua organisasi yang identik kelompok radikal Hindutva, memperkuat tuduhan bahwa insiden tersebut bukan sekadar protes spontan, tetapi cerminan tekanan struktural pada identitas keagamaan minoritas.

Sementara itu, administrasi kampus telah membuka pemeriksaan internal atas kejadian tersebut dan menyatakan akan mengambil โ€œtindakan tepatโ€ terhadap mahasiswa yang terlibat.

Polisi setempat, meski hadir di kampus, belum mengumumkan bahwa ada laporan resmi (FIR) terkait insiden tersebut.

Insiden ini memicu diskusi lebih luas tentang kebebasan beragama โ€“khususnya terhadap minoritas Muslimโ€” di institusi pendidikan India, serta sejauh mana elemen-elemen Hindutva dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari warga minoritas.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlineHinduHindutvaIdeal College of Pharmacy & Researchmuslim Indianamazradikalshalat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya โ€˜Israelโ€™ Kembali Langgar Gencatan Senjata Gaza 500 Kali dalam 44 Hari, ย Bunuh Ratusan Orang
Tulisan selanjutnya Interval Walking Tren Baru di Jepang, Tunjukkan Manfaat Besar bagi Kesehatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026โ€“2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 ยฉ Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?