Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Santri Bantu Relawan Masak, Sembako Sulit Didapat di Tapanuli

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Desember 2025 19:07 7:07 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Desember 2025 19:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Kondisi pascabencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera Utara, khususnya Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, masih memprihatinkan. Minimnya logistik serta terputusnya akses jalan membuat proses penanganan darurat berjalan lambat.

Koordinator Lapangan Tim Gabungan SAR Hidayatullah, Tafdhil Umam, mendirikan dua posko. Posko utama di Ponpes Darul Ma’rifah, AMD-Kalangan dan Posko 2 di Pesantren Tahfidz Agrowisata Sipange.

Dua pondok pesantren ini—Pondok Pesantren Darul Ma’rifah di Kalangan dan Pesantren Tahfidz Agrowisata Sipange— ikut terdampak dan Sebagian masih sulit dijangkau.

Apalagi jalur utama via Tarutung belum bisa ditembus akibat kerusakan parah dan material longsor yang menutup badan jalan. “Akses menuju pondok yang terdampak langsung di Tapteng belum tembus via Tarutung,” ujar Tafdhil.

Di Pesantren Tahfidz Agrowisata Sipange, setengah bangunan hancur tertimbun lumpur tebal dan batu-batu besar. Sementara di Darul Ma’rifah, aliran listrik masih padam total dan logistik hampir tidak tersedia.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Di tengah situasi itu, santri dari dua pesantren ikut terlibat aktif dalam penanganan. Santri putri Darul Ma’rifah, membantu proses memasak di dapur darurat untuk memenuhi kebutuhan makan para pengungsi dan tim lapangan.

Sementara santri Pesantren Tahfidz Agrowisata Sipange dikerahkan membantu relawan dari SARHID, BMH, Pos Da’i, dan tim gabungan lainnya, membersihkan akses pesantren dan fasilitas umum.

Namun upaya ini terkendala pasokan logistik. Sembako di kedua posko menipis drastis. “Saat ini kebutuhan mendesak yang diperlukan meliputi air bersih, sembako, genset, selimut, LPG, makanan siap saji, terpal, Starlink, serta perlengkapan mandi,” kata Tafdhil.

Relawan juga kesulitan mendapatkan BBM dan bahan makanan. ATM serta bank belum beroperasi, sementara perjalanan menuju titik yang masih memiliki sinyal dan pasokan logistik memakan waktu hingga 7 jam pulang-pergi.

Di posko utama, air mineral yang tersisa hanya beberapa dus gelas, jumlah yang diperkirakan tidak cukup untuk kebutuhan dua hari.

Jalur menuju Sipange masih harus dilalui dengan kewaspadaan tinggi karena beberapa bagian jalan masih tergenang air cukup dalam. Infrastruktur di wilayah terdampak juga lumpuh: listrik padam total di Tapanuli Selatan, jaringan komunikasi hanya tersedia di beberapa titik jauh dari posko, dan beberapa desa belum bisa dijangkau akibat jalan tertutup lumpur.

Hingga kini, terdapat hampir 200 warga berada di sekitar dua komplek pesantren tersebut—sekitar 70 KK di pesant ren Sipange dan lebih dari 125 KK di Darul Ma’rifah.

Data Terakhir

Sementara itu, laporan terakhir dari Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh pada Selasa (2/12/2025) pukul 20.00 WIB mencatat 3.310 gampong terdampak dari total 6.497 gampong. Sebanyak 229.767 kepala keluarga atau 1.452.185 jiwa terkena dampak di 18 kabupaten/kota.

Jumlah korban meninggal dunia mencapai 249 orang, sementara 227 orang masih hilang. Sebanyak 1.435 warga mengalami luka ringan dan 403 luka berat. Hingga malam hari, tercatat 828 titik pengungsian dengan 660.642 jiwa masih bertahan. Kerusakan fasilitas umum juga signifikan, meliputi 138 kantor, 51 tempat ibadah, 201 sekolah, dan 4 pondok pesantren. Selain itu, terdapat kerusakan pada 302 titik jalan dan 152 jembatan.

Upaya evakuasi lanjutan dan penyaluran bantuan terus dikebut meski terkendala infrastruktur. Posko lapangan menegaskan bahwa suplai logistik tambahan, terutama air bersih, makanan pokok, dan peralatan penerangan, menjadi kebutuhan paling kritis untuk kelangsungan operasi penyelamatan di wilayah terdampak.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Banjir SumateraBencana SumateraBMHHeadlinePonpes HidayatullahSar Hidayatullah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Petinggi militer Israel dilarang pakai android wajibkan iphone Takut Disadap, Pasukan Penjajah ‘Israel’ Larang Petingginya Pakai Android
Tulisan selanjutnya Relawan SAR Hidayatullah Evakuasi 3 Korban Banjir di Tapanuli Tengah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?