Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hubungkan Dua Ibu Kota, Saudi dan Qatar Kerjasama Bangun Kereta Cepat

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 Desember 2025 09:59 9:59 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 Desember 2025 09:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Arab Saudi dan Qatar telah menyepakati perjanjian resmi untuk membangun jalur kereta cepat yang menghubungkan ibu kota kedua negara. Proyek kereta cepat listrik tersebut diperkirakan akan rampung pada tahun 2030.

Daftar isi
  • Proyek dan diplomasi penting
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Menurut pernyataan resmi Saudi pada Senin, “jalur kereta api penumpang listrik berkecepatan tinggi” akan menghubungkan Bandara Internasional Raja Salman di Riyadh dengan Bandara Internasional Hamad di Doha. Jalur itu juga akan melewati kota Al-Hofuf dan Dammam.

Saat ini, jalur transportasi paling cepat antara kedua kota berbeda negara itu melalui udara dan memakan waktu sekitar 90 menit.

Menurut Al-Jazeera pada Senin (08/12/2025), dengan kereta cepat perjalanan akan memakan waktu sekitar dua jam. Kereta tersebut dilaporkan dapat mencapai kecepatan lebih dari 300 km/jam.

Proyek ini, yang direncanakan selesai dalam enam tahun, diharapkan dapat melayani 10 juta penumpang per tahun dan menciptakan 30.000 lapangan kerja di kedua negara, imbuh pernyataan tersebut.

Baca Juga

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Perjanjian kereta cepat ditandatangani oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani saat berkunjung ke Riyadh.

Proyek dan diplomasi penting

Proyek ini dianggap salah satu proyek infrastruktur modern paling signifikan antara Arab Saudi dan Qatar yang pernah memiliki hubungan buruk beberapa tahun lalu.

Pada Juni 2017, Arab Saudi dan sekutunya, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir, telah memutuskan semua hubungan diplomatik dan transportasi dengan Qatar.

Mereka menuduh Doha mendukung kelompok-kelompok seperti Ikhwanul Muslimin dan berupaya berhubungan dekat dengan rival Saudi, Iran. Tuduhan itu telah disangkal oleh Qatar.

Hubungan keduanya pulih total pada Januari 2021 setelah pertemuan antar negara di Al-Ula, Arab Saudi. Pada Desember 2021, Putra Mahkota MBS untuk pertama kalinya sejak membaiknya hubungan, melakukan kunjungan ke Doha.

Sejak itu, para pemimpin dari kedua kerajaan telah bertemu secara berkala dan bergabung untuk mendukung inisiatif diplomatik, termasuk seruan gencatan senjata dalam perang genosida Israel yang telah berlangsung lebih dari dua tahun terhadap warga Palestina di Gaza.

Riyadh juga memberikan dukungannya kepada Qatar setelah serangan pertama ‘Israel’ yang diketahui terhadap Qatar pada bulan September, yang menargetkan para pemimpin kelompok Palestina Hamas, yang tinggal di kompleks perumahan pemerintah Qatar, saat mereka berkumpul untuk membahas kesepakatan gencatan senjata yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Setidaknya enam orang syahid dan empat lainnya terluka dalam serangan tersebut, termasuk anggota Hamas dan pasukan keamanan Qatar serta warga sipil.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiHeadlinekereta cepatQatar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Aceh Prioritaskan Logistik dan Obat-Obatan Jangkau Daerah Terisolasi Pemerintah Aceh Prioritaskan Logistik dan Obat-Obatan Jangkau Daerah Terisolasi
Tulisan selanjutnya Palestina Didukung Masyarakat Dunia, ‘Israel’ Naikkan Dana Propaganda Hingga Empat Kali Lipat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?