Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dokter Anestesi Prancis Meracuni 30 Pasien, 12 Orang Kehilangan Nyawa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Desember 2025 19:50 7:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Desember 2025 19:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang dokter anestesi di Prancis dijauhi hukuman penjara seumur hidup karena meracuni 30 pasien, termasuk 12 di antaranya meninggal dunia.

Pengadilan di kota Besançon di bagian timur Prancis menyatakan Frédéric Péchier bersalah mencemari kantong infus dengan zat yang menyebabkan serangan jantung atau pendarahan pada pasien, lansir BBC Rabu (18/12/2025).

Korbannya yang paling muda, seorang anak berusia empat tahun, beruntung selamat usai mengalami dua kali serangan jantung saat menjalani operasi amandel pada tahun 2016. Korban tertua berusia 89 tahun.

“Anda adalah ‘Dokter Maut’, seorang penebar racun, seorang pembunuh. Anda membuat malu semua dokter,” kata jaksa penuntut di persidangan pekan lalu. “Anda mengubah klinik menjadi tempat pemakaman.”

Péchier pertama kali diperiksa pihak berwenang delapan tahun silam, ketika dia dicurigai meracuni pasien di dua klinik di Besançon antara 2008 dan 2017.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Korban pertama, Sandra Simard, berusia 36 tahun saat tiba-tiba mengalami serangan jantung saat menjalani operasi tulang belakang. Dia selamat berkat intervensi oleh Péchier, meskipun kemudian mengalami koma.

Hasil pemeriksaan terhadap kantong infusnya menunjukkan konsentrasi potassium 100 kali dosis normal dan insiden itu dilaporkan ke pihak kejaksaan setempat.

Selama persidangan yang berlangsung 15 pekan, Péchier ada kalanya mengakui bahwa beberapa pasiennya yang jatuh sakit atau meninggal dunia kemungkinan diracun, tetapi dia membantah melakukan tindakan salah itu.

Dia senantiasa menampik tuduhan dan selalu mengklaim dirinya memegang teguh Sumpah Hippokrates.

Dia memiliki waktu 10 hari untuk mengajukan banding, yang berarti akan ada persidangan kedua dalam waktu satu tahun.

Meskipun dijatuhi hukuman penjara seumur hidup, Péchier memiliki peluang untuk mendapatkan pembebasan dini setelah mendekam di dalam sel sedikitnya selama 22 tahun.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Piala Dunia ramah Keluarga Pelajar Internasional Dibatasi, Jumlah Penduduk Kanada Berkurang
Tulisan selanjutnya vape covid Antar Paket Rokok Elektrik Warga Malaysia Dibui 10 Pekan di Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?