Hidayatullah.com— Lembaga urusan pangan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa, World Food Program (WFP), mengakhiri kontrak kerja dengan semua 365 stafnya di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, kata seorang pejabat PBB hari Kamis (29/1/2026) kepada AFP.
WFP menghentikan sementara aktivitasnya di daerah-daerah yang dikuasai Houthi pada akhir Agustus 2025, setelah kelompok pemberontak itu menahan puluhan pekerjanya dalam serangkaian penyerbuan, menurut pejabat yang meminta identitasnya tidak disebutkan itu.
“Keadaan-keadaan tersebut, ditambah dengan masalah pendanaan yang semakin menantang, mengakibatkan perlunya WFP untuk mengakhiri kontrak dengan 365 anggota stafnya” terhitung akhir bulan Maret tahun ini, kata orang itu.
Staf asing yang bekerja untuk WFP sudah lebih dulu ditarik keluar dari daerah-daerah yang dikuasai pemberontak Houthi.
Sekitar 19,5 juta orang di Yaman – atau lebih dari populasi negara itu — membutuhkan bantuan kemanusiaan pada tahun 2025, menurut data PBB. Kebanyakan warga Yaman saat ini tinggal di wilayah yang dikontrol Houthi.
Pada November 2025, WFP dan FAO menyebut Yaman sebagai salah satu negara dengan populasi yang paling berisiko di ambang bencana kelaparan.Namun demikian, Houthi kerap melancarkan serangan yang menarget aktivitas dan staf PBB dengan alasan mencari mata-mata yang bekerja untuk kepentingan Israel sejak pecah perang di Gaza pada Oktober 2023.
“Pekerjaan berhenti di fasilitas kami pada 25 Agustus disebabkan serangkaian penangkapan paksa,” kata pejabat PBB itu.
Sebanyak 69 staf PBB ditangkap oleh Houthi, sementara organisasi dunia tersebut menolak keras tuduhan spionase untuk kepentingan Israel, imbuh sumber itu.
Pasukan Houthi menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, pada tahun 2014 dan mengusir keluar pemerintahan yang diakui masyarakat internasional – yang kemudian berbasis di Aden.
Peperangan di Yaman, yang sebagian besar terjadi sejak gencatan senjata 2022 yang dijembatani PBB, mengakibatkan ratusan ribu orang tewas dan menciptakan salah satu krisis kemanusiaan paling parah di muka bumi.*




