Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kampanye Internasional Meluas, Inilah Daftar Kurma ‘Israel’ yang Masuk Boikot Global

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Februari 2026 06:57 6:57 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 Februari 2026 13:20
Bagikan
Kurma Mejdool 'Israel'
Bagikan

“Jangan membeli kurma dengan label Hadiklaim dan Mehadrin, eksportir kurma terbesar dari Israel dan pemukiman haram” bunyi seruan kampenye boikot

Hidayatullah.com | SERUAN boikot terhadap kurma yang diduga berasal dari Israel kembali menguat menjelang Ramadhan, seiring meningkatnya kampanye solidaritas Palestina di berbagai negara.

Sejumlah organisasi dan media internasional melaporkan bahwa sebagian produk kurma beredar di pasar global terkait dengan perusahaan eksportir ‘Israel’ atau ditanam di wilayah permukiman haram hasil penjajahan.

Investigasi yang dikutip Ethical Consumer pada 29 Januari 2026 menyebutkan bahwa eksportir besar seperti Hadiklaim dan Mehadrin mengirim kurma ke berbagai negara, termasuk Eropa.

“Para penyelidik berhasil mewawancarai para pemukim Israel di Lembah Yordania yang mengakui bahwa kurma yang mereka tanam diekspor ke Eropa melalui Hadiklaim dan Mehadrin,” tulis laporan tersebut.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Media Inggris The Muslim News juga melaporkan adanya imbauan kepada konsumen agar memeriksa label produk. Kampanye solidaritas menegaskan, “Jangan membeli kurma dengan label Hadiklaim. Hadiklaim adalah eksportir kurma terbesar dari Israel dan pemukimannya.”

Nama-nama Kurma yang Masuk Daftar Boikot

Beberapa laporan kampanye internasional dan organisasi solidaritas Palestina menyebut sejumlah merek yang perlu diwaspadai konsumen. Di antaranya:

Hadiklaim, yang memasarkan kurma melalui brand seperti King Solomon, Jordan River, dan MyJool.

Mehadrin, eksportir besar buah dan kurma asal Israel.

Carmel Agrexco, perusahaan ekspor pertanian yang juga menjual kurma.

Merek lain yang disebut dalam kampanye boikot meliputi Delilah, Navafresh, Urban Platter, Star Dates, Food to Live, hingga Sincerely Nuts.

Selain itu, sejumlah supermarket internasional juga pernah ditemukan menjual kurma yang bersumber dari Israel, seperti Marks & Spencer, Tesco, Morrisons, Ocado, dan brand Eat Me.

Aktivis juga mengingatkan konsumen agar waspada terhadap label seperti “Made in Israel,” “West Bank,” atau “Jordan Valley,” yang disebut “almost always made on Israeli settlements.”

Alasan Boikot

Kelompok kampanye menyatakan banyak kurma ditanam di permukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional. “Banyak kurma yang dijual di supermarket Australia… ditanam di pemukiman Israel yang ilegal menurut hukum internasional,” tulis BDS Australia.

Bahkan, laporan tersebut menegaskan industri kurma Israel merupakan bagian penting ekonomi negara tersebut dan menghasilkan lebih dari setengah varietas Medjool dunia.

Kerigian Global

Gerakan boikot disebut mulai menunjukkan efek ekonomi. Data yang dikutip American Muslims for Palestine menunjukkan impor kurma Israel ke AS turun menjadi 16,5% pada 2020/2021 dibanding 25% pada 2015.

Sementara itu, kampanye sebelumnya juga mencatat penurunan signifikan setelah aksi aktivis, dari 10,7 juta kilogram pada 2015–2016 menjadi 3,1 juta kilogram pada 2017–2018, lapor BDS Australia.

Imbauan kepada Konsumen

Organisasi solidaritas mendorong masyarakat mencari alternatif dari negara lain. “Belilah kurma yang tidak berasal dari pemukiman ilegal Israel… ada banyak sekali varietas kurma Aljazair, Tunisia, Uni Emirat Arab, dan California yang bisa dipilih,” tulis The Muslim News. Dengan meningkatnya kesadaran konsumen, kampanye #CheckTheLabel terus digaungkan sebagai langkah memastikan asal produk sebelum dibeli. Bagi pendukung gerakan ini, pilihan konsumsi dinilai sebagai bentuk tekanan ekonomi sekaligus solidaritas internasional terhadap Palestina.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BDSboikot IsraelHadiklaimHeadlinekurma israelMehadrinPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokumen Baru Ungkap Jeffrey Epstein Biayai Tentara ‘Israel’ dan Lobi Yahudi
Tulisan selanjutnya Teguran Senator Nick McKim: “Australia Tak Boleh Jadi Bagian dari Genosida” 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?