Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PBB: Lima Upaya Pembunuhan Presiden Suriah Berhasil Digagalkan Selama 2025

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 Februari 2026 09:46 9:46 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 Februari 2026 09:46
Bagikan
Pemimpin Hay’at Tahrir al-Sham (HTS), yang menggulingkan Presiden Suriah Bashar al-Assad, Ahmed al-Sharaa atau dikenal Abu Mohamed al-Jaulani)
Bagikan

Hidayatullah.com – Tercatat ada lima upaya pembunuhan yang gagal terhadap Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa dan sejumlah menterinya selama tahun 2025, menurut laporan ke-22 sekretaris jenderal PBB tentang ancaman ISIS.

Dua dari lima upaya pembunuhan yang menargetkan presiden terjadi di Aleppo dan Daraa. Aksi itu dilakukan oleh Saraya Ansar al-Sunnah, sebuah kelompok yang secara tidak resmi berfungsi sebagai kaki tangan ISIS.

Hal tersebut membuat ISIS mampu menyangkal pertanggungjawaban sekaligus meningkatkan jangkauan operasional mereka. Laporan tersebut menggarisbawahi bahwa meskipun ada upaya kontra-terorisme koalisi, sel-sel ISIS mempertahankan kehadiran aktif di seluruh wilayah Suriah.

Serangan terus terkonsentrasi terhadap pasukan keamanan, khususnya di wilayah utara dan timur laut, termasuk satu operasi yang menargetkan pasukan gabungan Suriah-AS personel koalisi.

Laporan tersebut memperingatkan bahwa ISIS sengaja berupaya mengobarkan ketegangan sektarian melalui serangan terhadap tempat-tempat ibadah, dengan tujuan melemahkan otoritas nasional.
Diperkirakan 3.000 pejuang ISIS masih beroperasi di seluruh Irak dan Suriah, dengan sebagian besar berbasis di Suriah. Meskipun gurun Suriah bukan lagi benteng utama kelompok tersebut, wilayah itu tetap memiliki signifikansi strategis.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Suriah secara resmi bergabung dengan koalisi anti-ISIS pada November 2025—sebuah perubahan signifikan, karena Damaskus dikecualikan dari aliansi yang dibentuk pada tahun 2014 selama pemerintahan sebelumnya.
Sejak jatuhnya rezim Assad pada akhir tahun 2024, pemerintahan Suriah yang baru telah memprioritaskan pengetatan kondisi keamanan nasional. Laporan tersebut menyimpulkan bahwa meskipun mengalami kemunduran operasional, ISIS mempertahankan niat dan kemampuan untuk mengeksploitasi perpecahan politik dan sektarian.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad al-SharaaISISsuriahUpaya Pembunuhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dua Kapal US Navy Bertabrakan di Perairan Dekat Amerika Selatan
Tulisan selanjutnya Amerika Tarik Pasukan dari Pangkalan Al-Tanf di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?