Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Tarik Pasukan dari Pangkalan Al-Tanf di Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Februari 2026 14:25 2:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Februari 2026 14:25
Bagikan
Pangkalan militer Al-Tanf, Suriah.
Bagikan

Hidayatullah.com– Militer Amerika Serikat, hari Kamis (12/2/2026), mengumumkan penarikan pasukannya dari sebuah pangkalan di Suriah penting yang biasa dipakai untuk menggempur ISIS sejak 2014.

United States Central Command (CENTCOM) mengatakan pihaknya sudah angkat ransel secara teratur dari pangkalan Al-Tanf pada 11 Februari sebagai bagian dari “transisi yang disengaja dan berdasarkan kondisi” oleh D-ISIS, koalisi global yang memerangi kelompok ISIS alias Daesh alias IS.

Al-Tanf terletak di posisi strategis di perbatasan tiga negara Suria, Yordania dan Iraq. Pangkalan itu pernah diserang pada tahun 2024, semasa pemerintahan Presiden Joe Biden, oleh milisi-milisi dukungan Iran dan menewaska tiga prajurit AS serta melukai puluhan lainnya.

Sebelumnya, juga pada hari Kamis, Kementerian Pertahanan Suriah mengumumkan bahwa militer AS sudah menyerahkan pangkalan tersebut dab bahwa pasukan Suriah mulai dikerahkan ke ke daerah perbatasan di sana.

Penarikan pasukan AS ini merupakan bagian dari kebijakan Presiden Donald Trump yang mulai melakukan konsolidasi lokasi-lokasi pasukannya di Suriah menyusul kekalahan teritorial ISIS pada 2019.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Meskipun demikian, militer AS memperingatkan bahwa mereka akan tetap siaga untuk menanggapi ancaman apa pun dari ISIS.

Menurut CENTCOM, kurun dua bulan terakhir pasukan AS telah menyerang lebih dari 100 target dan menangkap atau membunuh lebih dari 50 teroris ISIS.

“Mempertahankan tekanan terhadap ISIS sangat penting untuk melindungi wilayah Amerika Serikat dan memperkuat keamanan regional,” kata Admiral Brad Cooper, pimpinan CENTCOM, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Al Arabiya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB: Lima Upaya Pembunuhan Presiden Suriah Berhasil Digagalkan Selama 2025
Tulisan selanjutnya Pengadilan Jerman Menolak Gugatan Warga Gaza Soal Ekspor Senjata ke Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?