Hidayatullah.com – Turki sedang mempersiapkan aturan baru untuk melindungi anak-anak di media sosial, kata menteri keluarga dan layanan sosial negara itu pada Ahad.
Mahinur Ozdemir Goktas mengatakan pemerintah mempercepat penerapan pembatasan media sosial dengan alasan meningkatnya kekhawatiran dampak stimulasi digital yang terus-menerus pada anak-anak.
“Sama seperti banyak negara di seluruh dunia, kami sangat dekat untuk menerapkan peraturan media sosial yang bertujuan untuk melindungi anak-anak kami,” kata Menteri Keluarga dan Layanan Sosial tersebut di NSOsyal pada Ahad (15/02/2026).
Goktas memperingatkan bahwa rentang perhatian orang telah menurun menjadi sekitar delapan detik, sebuah tren yang menurutnya lebih merugikan anak-anak daripada orang dewasa.
Selama satu dekade terakhir, lanjut Goktas, rentang perhatian anak telah menurun setidaknya 30 persen. Hal ini, menurutnya berdampak pada konsentrasi mereka terhadap pelajaran, pertemanan dan akademik mereka.
Perubahan ini juga membuat pengajaran menjadi lebih sulit, katanya, menambahkan bahwa aturan media sosial serupa untuk anak-anak sedang diperdebatkan atau diperkenalkan di negara-negara di seluruh dunia.
Ia mengatakan bahwa Turki sedang berupaya menciptakan lingkungan internet yang lebih aman bagi anak-anak, dan menyerukan kepada orang tua dan guru untuk mendukung upaya tersebut. “Bersama-sama, kita dapat mewujudkan internet yang aman bagi anak-anak kita,” tambahnya.*




