Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
BeritaNone

Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Maret 2026 15:18 3:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Maret 2026 15:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di Jerman menjatuhkan hukuman penjara enam tahun enam bulan karena menjadi anggota Hizbullah, kelompok Syiah yang sayap militernya dinyatakan sebagai organisasi terlarang oleh Uni Eropa.

Pria berusia 35 tahun itu, yang hanya diidentifikasi sebagai Fadel Z sesuai peraturan yang berlaku di Jerman, divonis bersalah bersekongkol dan membantu percobaan pembunuhan, serta berbagai pelanggaran terhadap peraturan embargo Uni Eropa, lapor BBC Selasa (10/3/2026).

Di persidangan yang digelar di pengadilan kota kecil Celle diungkap bahwa Fadel Z bergabung dengan Hizbullah 10 tahun silam dan berperan penting dalam pengadaan berbagai produk untuk program pembuatan drone kelompok milisi Syiah tersebut.

Jaksa mengatakan Fadel Z, yang terakhir bermukim di Salzgitter di negara bagian Niedersachsen, menjadi “operator asing” bagi program drone Hizbullah pada 2022, pertama dari Barcelona di Spanyol. Pada musim panas 2023, dia mulai bekerja dari Jerman.

Jaksa penuntut menuduhnya membeli material senilai €1,4 juta untuk pembuatan drone. Barang-barang itu termasuk lebih dari 2.000 mesin berbahan bakar minyak dan listrik serta 600 baling-baling. Produk-produk tersebut berasal dari berbagai perusahaan di Eropa, China, dan Amerika Serikat.

Baca Juga

152 Warga Palestina Syahid pada Juli, Tertinggi Tahun Ini
Kerusuhan antara Hindu dan Muslim, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Nepal?
Kementerian Perdagangan China Bantah Tuduhan Amerika Perihal Kerja Paksa di Xinjiang
Di Tengah Tekanan Amerika Serikat, Chad Jadi Negara Kelima yang Keluar dari ICC
Korea Selatan Mencatat Rekor Suhu Udara Terpanas 42,5 Derajat Celsius

Fadel Z dikatakan sering menggunakan perusahaan fiktif yang terdaftar atas namanya sendiri atau atas nama kenalannya untuk melakukan pemesanan. Pemasok juga dibayar melalui perusahaan-perusahaan tersebut.

Menurut laporan berbagai media Jerman, Fadel Z mengakui pengiriman barang-barang pesanan itu.

Jaksa juga mengatakan Fadel Z mengatur supaya barang-barang itu dikirim ke Libanon baik dengan kapal dari pelabuhan di Hamburg atau Spanyol atau dengan pesawat udara.

Menurut jaksa dua mesin yang dibeli Fadel Z digunakan dalam drone peledak yang ditembakkan oleh Hizbullah ke Israel. Salah satu drone itu diarahkan ke sebuah panti jompo pensiunan kota Herzliya dekat Tel Aviv pada malam 11 October 2024, bertepatan dengan perayaan hari keagamaan Yahudi, Yom Kippur. Meskipun bomnya diledakkan di dalam bangunan, tetapi tidak satu pun dari sekitar 200 penghuni panti terluka.

Akibat peristiwa itu, Fadel Z dinyatakan bersalah membantu dan bersekongkol dalam percobaan pembunuhan.Dia mendapatkan waktu satu pekan untuk memutuskan apakah akan mengajukan banding atas keputusan pengadilan itu, dan dia akan ditempatkan di dalam sel selama masa tersebut.

Pernyataan sebelumnya yang dikeluarkan oleh Kantor Kejaksaan Federal Jerman mengatakan bahwa Hizbullah sudah menjalankan program drone sudah cukup lama.

Menyusul serangan Hamas 7 Oktober 2023 ke Israel, dikatakan bahwa Hizbullah secara “sistematis menembakkan roket-roket dan drone pembawa bom ke target-target militer maupun sipil di Israel.

Untuk pengadaan drone semacam itu, “organisasi tersebut mempekerjakan kaki tangan asing yang secara diam-diam membeli berbagai komponen di Eropa dan mengekspornya ke Lebanon,” kata jaksa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HizbullahisraelJermanLibanon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag dan MUI Teken MoU Implementasi KUHP-KUHAP Terkait Tindak Pidana Keagamaan
Tulisan selanjutnya LP2M MUI Gelar Silaturahmi, Fokus pada Penguatan Pembinaan Mualaf di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza

Palestina Terkini
1 Agustus 2026 13:07
Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi: Sekolah Tahfidz Harus Melahirkan Manusia Beradab
Di Tengah Tekanan Amerika Serikat, Chad Jadi Negara Kelima yang Keluar dari ICC
Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi
Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih

Terbaru

  • 152 Warga Palestina Syahid pada Juli, Tertinggi Tahun Ini
  • Kerusuhan antara Hindu dan Muslim, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Nepal?
  • Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi
  • Kementerian Perdagangan China Bantah Tuduhan Amerika Perihal Kerja Paksa di Xinjiang
  • Di Tengah Tekanan Amerika Serikat, Chad Jadi Negara Kelima yang Keluar dari ICC
  • Korea Selatan Mencatat Rekor Suhu Udara Terpanas 42,5 Derajat Celsius
  • Singapura Tidak Membatasi Usia Pengguna Media Sosial, Tapi akan Menarget Fitur yang Berisiko Bagi Anak
  • Bawa Bom Rakitan Wanita Meledakkan Dirinya di Sebuah Restoran di Moskow
  • Kedubes Amerika Serikat di Berbagai Negara Timur Tengah Imbau Warganya Tinggalkan Kawasan Itu
  • Retak dari Dalam, Tentara ‘Israel’ Memberontak di Pangkalan Sde Teiman

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Singapura Tidak Membatasi Usia Pengguna Media Sosial, Tapi akan Menarget Fitur yang Berisiko Bagi Anak

2 Agustus 2026 11:06
Berita

Bawa Bom Rakitan Wanita Meledakkan Dirinya di Sebuah Restoran di Moskow

2 Agustus 2026 10:27
Berita

Kedubes Amerika Serikat di Berbagai Negara Timur Tengah Imbau Warganya Tinggalkan Kawasan Itu

2 Agustus 2026 09:34
Mundurnya 'Israel' dari Gaza Utara, Awal dari Perang Penghabisan?
Berita

Retak dari Dalam, Tentara ‘Israel’ Memberontak di Pangkalan Sde Teiman

1 Agustus 2026 19:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?