Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

LP2M MUI Gelar Silaturahmi, Fokus pada Penguatan Pembinaan Mualaf di Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Maret 2026 15:38 3:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Maret 2026 15:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Lembaga Pembinaan dan Pemberdayaan Mualaf Majelis Ulama Indonesia (LP2M MUI) menegaskan pentingnya penguatan silaturahmi dan pembinaan berkelanjutan bagi para mualaf. Hal itu disampaikan LP2M dalam silaturahmi dengan para pimpinan lembaga mualaf di Kantor MUI, Jakarta Pusat pada Selasa (10/03/2026).

Acara silaturahmi bertema “Menuju Standardisasi Layanan Mualaf Nasional: Sinergi Data, Penguatan Akidah, dan Kemandirian Ekonomi”, ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan. Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis hadir sebagai pembicara kunci dalam pertemuan tersebut.

Sejumlah perwakilan sejumlah lembaga mualaf hadir dalam acara ini. Di antaranya International Mualaf Center Masjid Sunda Kelapa, Garda Mualaf Indonesia (GMI), Bina Mualaf, Masjid Lautze, Yayasan Persatuan Mualaf Indonesia, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Komunitas Mualaf Indonesia, dan lainnya.

Dalam sambutannya, Buya Amirsyah Tambunan menekankan pentingnya penguatan silaturahmi dan pembinaan yang berkelanjutan bagi para mualaf. Ia menilai selama ini masih banyak mualaf yang belum mendapatkan pendampingan secara optimal setelah memeluk Islam.

“Sering kali mualaf setelah diislamkan tidak lagi dibina secara intensif. Mereka dibiarkan mencari jati diri sendiri, sehingga ada yang akhirnya kembali ke agama sebelumnya. Ini yang harus kita perbaiki melalui pembinaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga

Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG

Buya Amirsyah menambahkan, strategi dakwah kepada mualaf harus dirancang secara matang, tidak hanya sebagai arah kebijakan, tetapi juga mencakup langkah operasional yang terencana dan terukur.

Menurutnya, terdapat tiga pendekatan strategi dakwah yang dapat diterapkan dalam pembinaan mualaf.

Pertama, strategi sentimen (al-manhaj al-athifi), yaitu dakwah yang menyentuh aspek emosional dan hati.

Kedua, strategi rasional (al-manhaj al-aqli), yang menekankan pendekatan logika dan pemikiran.

Ketiga, strategi indrawi (al-manhaj al-hissi), yang menggunakan pendekatan keilmuan dan pengalaman empiris.

Selain itu, ia menilai pemanfaatan media sosial juga perlu diperkuat sebagai sarana dakwah bagi mualaf, baik untuk penyebaran materi keislaman maupun sebagai ruang interaksi dan dukungan bagi para mualaf.

“Media sosial dapat menjadi sarana efektif untuk membimbing mualaf dalam perjalanan keislamannya serta memperluas jangkauan dakwah,” kata Buya Amirsyah.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis menekankan pentingnya standardisasi layanan pembinaan mualaf secara nasional. Ia menilai penguatan data menjadi langkah awal yang perlu dilakukan.

Menurutnya, pendataan mualaf dapat dilakukan secara digital dengan memanfaatkan kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri melalui sistem administrasi kependudukan untuk mengetahui data perpindahan agama ke Islam.

“Data ini penting agar pembinaan bisa lebih terarah. Dari situ kita juga bisa memetakan daerah-daerah yang memiliki jumlah mualaf cukup besar,” ujarnya.

Kiai Cholil juga mengusulkan pembentukan LP2M di seluruh provinsi sebagai bagian dari penguatan jaringan pembinaan mualaf di tingkat daerah.

Selain itu, ia mendorong adanya program pelatihan rutin bagi para mualaf, termasuk Training of Trainers (TOT) untuk mencetak dai dari kalangan mualaf yang memiliki kapasitas dalam penguatan akidah, syariat, dan akhlak.

Menurutnya, para mualaf yang memiliki pengaruh di ruang publik juga perlu dirangkul sebagai bagian dari upaya dakwah dan pemberdayaan.

“Banyak mualaf yang kemudian menjadi figur publik dan influencer, seperti Felix Siauw dan Ruben Onsu. Mereka bisa menjadi kekuatan dakwah jika dibina dan dilibatkan secara baik,” kata Kiai Cholil.

Ia juga menekankan pentingnya program pemberdayaan ekonomi bagi mualaf agar mereka memiliki kemandirian dalam kehidupan sosial.

Kiai Cholil berharap program pembinaan mualaf ke depan dapat difokuskan pada tiga aspek utama, yakni penguatan data, penguatan keislaman (akidah, syariat, dan akhlak), serta kemandirian ekonomi.

Melalui sinergi antarlembaga dan program yang terstruktur, MUI berharap pembinaan mualaf di Indonesia dapat berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan. Silaturahmi LP2M MUI dengan lembaga-lembaga mualaf ini mendapat antusiasme peserta.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amirsyah TambunanKH Cholil NafismualafMUIpembinaan mualaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah
Tulisan selanjutnya Memantaskan Diri Meraih Lailatul Qadar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG

Berita
24 September 2026 09:52
Jubir Taliban Peringatkan Pakistan Supaya Tidak Melakukan Operasi Militer di Wilayah Afghanistan
Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS

Terbaru

  • Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain

23 September 2026 17:08
Berita

Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital

23 September 2026 14:46
Berita

Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’

23 September 2026 14:23
Berita

Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara

23 September 2026 13:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?