Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Israel Lancarkan Serangan Udara Mematikan di Lebanon, 254 Orang Tewas

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 April 2026 06:28 6:28 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 April 2026 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Lebanon menetapkan hari berkabung nasional selama satu hari setelah serangan penjajah Israel menewaskan sedikitnya 254 orang dan melukai 1.165 lainnya.

Daftar isi
  • Netanyahu: Gencatan senjata tidak termasuk di Lebanon
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Pertahanan Sipil Lebanon menyebut “serangan barbar” tersebut sebagai salah satu hari mematikan dalam agresi Zionis, sementara korban tewas terus bertambah.

Korban jiwa tercatat di seluruh negeri, termasuk Baalbek, Nabatieh, Sidon, dan Tyre.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam menuduh Israel menyerang “daerah pemukiman padat penduduk” meskipun ada upaya gencatan senjata.

Kepresidenan Lebanon juga mencatat bahwa selama lebih dari 15 bulan sejak perjanjian gencatan senjata pada November 2024, “banyak pelanggaran dan penyimpangan telah tercatat tanpa adanya efek jera.”

Baca Juga

Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Melansir TRT pada Kamis (09/04/2026), kepresidenan Lebanon menyebut kegigihan Israel dalam agresi “bertentangan dengan semua nilai kemanusiaan.”

Apocalyptic scenes in Lebanon’s capital right now.

Israel has launched 100 airstrikes on Lebanon in 10 minutes.

Striking South Lebanon, Beirut and the Bekaa Valley simultaneously.

This isn’t a ceasefire.

It’s mass bombardment of civilian areas. pic.twitter.com/ygTf2Pscrn

— sarah (@sahouraxo) April 8, 2026

Sementara itu, Kepala Staf Israel Eyal Zamir bersumpah untuk melanjutkan serangan militer “tanpa gangguan.”

Tentara Israel mengatakan mereka menyerang lebih dari 100 lokasi “dalam waktu 10 menit” di seluruh Beirut, Lembah Beqaa, dan Lebanon selatan.

Netanyahu: Gencatan senjata tidak termasuk di Lebanon

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, pada hari Rabu, Israel mendukung keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menangguhkan serangan terhadap Iran selama dua minggu, menambahkan bahwa gencatan senjata tersebut tidak termasuk Lebanon.

Netanyahu mengatakan Israel mendukung jeda serangan dengan syarat Iran membuka kembali selat maritim utama dan menghentikan serangannya.

Sebelumnya, seorang pejabat senior Gedung Putih mengatakan kepada CNN bahwa Israel adalah pihak yang menyetujui gencatan senjata dua minggu yang diumumkan oleh Trump.

Pejabat tersebut menambahkan bahwa Israel juga telah setuju untuk menangguhkan kampanye udaranya sementara negosiasi berlanjut.

Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa “Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama dengan sekutu mereka, telah menyetujui gencatan senjata segera di mana pun, termasuk Lebanon dan daerah lain, yang berlaku segera.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjataisraelLebanon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jurnalis Al Jazeera Syahid Dibom Israel
Tulisan selanjutnya Kuburan Palsu Yahudi Masjidil Aqsha Dibuka Kembali setelah 6 Pekan Ditutup Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

4 Juni 2026 21:20
Berita

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

4 Juni 2026 14:01
Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?