Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Iran Tetapkan 5 Syarat Jika AS Ingin Melanjutkan Perundingan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 Mei 2026 14:19 2:19 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 Mei 2026 16:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Iran telah menetapkan lima syarat untuk membangun kepercayaan bagi Amerika Serikat agar dapat memasuki putaran kedua negosiasi untuk mengakhiri perang, menurut Kantor Berita Fars pada Selasa, mengutip sumber yang mengetahui informasi tersebut.

Sumber tersebut mengatakan Teheran menganggap syarat-syarat tersebut sebagai “jaminan minimum” yang diperlukan untuk memulai negosiasi baru dengan Washington.

Menurut laporan tersebut, syarat-syarat Iran termasuk “mengakhiri perang di semua front, terutama Lebanon,” mencabut sanksi, melepaskan aset Iran yang dibekukan, memberikan kompensasi atas kerusakan perang, dan mengakui hak kedaulatan Iran atas Selat Hormuz.

Iran juga memberi tahu mediator Pakistan bahwa kelanjutan blokade angkatan laut AS di Laut Arab dan Teluk Oman setelah gencatan senjata semakin memperkuat ketidakpercayaan Teheran terhadap negosiasi dengan Amerika Serikat, kata sumber tersebut.

Laporan tersebut menambahkan bahwa syarat-syarat tersebut ditetapkan semata-mata dalam kerangka menciptakan kepercayaan minimum untuk kembali ke perundingan dan bahwa Teheran percaya negosiasi baru tidak dapat dimulai tanpa implementasi praktisnya.

Baca Juga

Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Menurut Fars, Iran mengajukan lima syarat tersebut sebagai tanggapan atas apa yang digambarkan sebagai proposal AS yang terdiri dari 14 poin.

Laporan tersebut mengklaim bahwa proposal AS “sepenuhnya sepihak” dan bertujuan untuk mengamankan melalui negosiasi tujuan yang gagal dicapai Washington selama perang.

AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, memicu pembalasan dari Teheran terhadap Israel serta sekutu AS di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng. Gencatan senjata kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump tanpa batas waktu yang ditetapkan.

Pada hari Minggu, Iran mengirimkan tanggapannya kepada Pakistan atas proposal AS untuk mengakhiri perang, tetapi Trump menolaknya sebagai “sama sekali tidak dapat diterima.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AS-Israel Serang IranNegoasiasiPerang Iran-AS Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Atlet hingga Selebriti Irlandia Kompak Desak Boikot Laga Lawan ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Terkait Hizbullah 15 Individu dan 5 Entitas Masuk Daftar Teroris Lokal Uni Emirat Arab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Berita
29 Juni 2026 17:12
Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan

Terbaru

  • Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
  • Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution
  • Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
  • Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
  • Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
  • Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
  • Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
  • MTQ Nasional 2026 di Semarang Siap Jadi Panggung Syiar Islam dan Budaya Nusantara
  • Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi
  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman

25 Juni 2026 17:32
Berita

Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran

25 Juni 2026 15:21
Berita

Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

25 Juni 2026 15:06
Berita

Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

25 Juni 2026 13:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?