Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Garda Revolusi Iran Serang Kelompok Terkait Amerika dan Israel di Kurdistan Dekat Iraq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Mei 2026 23:00 11:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Mei 2026 23:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Garda Revolusi Iran, hari Senin (18/5/2026), mengatakan pasukannya menyerang kelompok-kelompok yang berkaitan dengan Amerika Serikat dan Zionis Israel di Provinsi Kurdistan, dekat perbatasan dengan Iraq.

Dalam sebuah pernyataan yang dikabarkan kantor berita semi-resmi ISNA, Garda Revolusi mengklaim kelompok-kelompok dari “bagian utara Iraq dan bertindak atas nama AS dan rezim Zionis berusaha menyelundupkan dalam jumlah besar senjata dan amunisi Amerika” ke dalam wilayah Iran.

Dikatakan dalam pernyataan itu bahwa kelompok-kelompok tersebut diserang di kota Baneh di Provinsi Kurdistan yang berbatasan dengan Iraq.

Bulan April, dalam pidato perayaan Paskah di Gedung Putih, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa Amerika Serikat berusaha mempersenjatai demonstran Iran tetapi senjata yang dikirimkan diselewengkan dan tidak pernah sampai ke tangan orang-orang yang dimaksud.

Trump mengatakan persenjataan itu dimaksudkan untuk membantu pengunjuk rasa anti-pemerintah dalam melawan penguasa.

Baca Juga

Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid

“Kami mengirim senjata api, banyak senjata api, yang ditujukan bagi rakyat sehingga mereka bisa melawan balik para begundal ini (rezim, red),” kata Trump kepada awak media saat perayaan Paskah di Gedung Putih hari Senin 6 April, seperti dilansir AFP.

“Kalian tahu apa yang terjadi? Orang-orang yang mereka utus untuk menyimpan senjata-senjata itu,” kata Trump, menambahkan, “Saya sangat marah dengan sekelompok orang tertentu, mereka akan menanggung akibatnya.”

Trump tidak menjelaskan siapa pihak yang dia tuduh mengambil senjata yang dikirimkan AS.

Akan tetapi, pada hari Ahad sebelumnya, Trump dikutip oleh seorang reporter Fox News mengatakan bahwa dia menyalahkan pihak perantara Kurdi yang dituduhnya telah mengambil senjata yang seharusnya diperuntukkan bagi para pembangkang Iran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya US Africa Command Lancarkan Serangan Tambahan Atas ISIS di Nigeria
Tulisan selanjutnya Penembakan di Masjid Terbesar San Diego County, 5 Orang Tewas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Berita
27 September 2026 08:42
Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan

Terbaru

  • Masjidil Aqsha Terus Diserbu Pemukim, Ulama Palestina Serukan ‘Jumat Kemarahan’
  • Menteri Ekstremis ‘Israel’ Pimpin Gerombolan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Ibrahimi
  • MUI: Wajib Halal Oktober 2026 Bagian dari Pemenuhan Hak Masyarakat
  • LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
  • Jurnalis Ini Dipenjara Usai Kritik Menteri India soal Pembongkaran Masjid
  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot

1 Oktober 2026 14:54
Perdana Menteri Qatar Al-Thani
Berita

Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi

1 Oktober 2026 12:29
Berita

Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

1 Oktober 2026 06:53
Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

30 September 2026 21:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?