Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Eks Petinggi Irak Klaim Operasi Israel di Negaranya Dilindungi Amerika

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 Mei 2026 14:26 2:26 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 Mei 2026 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Bekas penasihat Kementerian Pertahanan Irak, Maen al-Jubouri, mengatakan pergerakan militer Israel di gurun Irak dilakukan di bawah perlindungan Amerika Serikat (AS). Hal itu terjadi setelah AS “menipu” para pejabat di Baghdad.

Berbicara dalam sebuah wawancara media pada Aha , al-Jubouri mengatakan penemuan pangkalan Israel kedua yang diduga berada di Irak “kurang mengejutkan” daripada penemuan yang pertama dan bukan merupakan kejutan besar.

“Pangkalan-pangkalan ini muncul karena keadaan yang dialami kawasan tersebut. Kita tahu Irak telah menjadi arena bagi banyak aktivitas operasional dan militer,” katanya, lansir MEMO pada Senin (18/05/2026).

Menurutnya geografi militer Irak telah memberi ruang bagi Israel dan Amerika Serikat untuk beroperasi secara bebas.

Ketika ditanya apakah ia benar-benar percaya pangkalan Israel ada di Irak, al-Jubouri menjawab: “Pangkalan-pangkalan itu beroperasi di bawah perlindungan Amerika.”

Baca Juga

Aksi demonstrasi pro Palestina terhadap tim bola basket Israel di Spanyol
19 Kota di Dunia Gelar Aksi Demo, Desak Blokade Gaza Segera Dibuka
Data Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka
Makin Banyak Warga ‘Israel’ Pergi, Hanya Sedikit yang Kembali
7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa di NTT
‘Israel’ dan Board of Peace Bentuk Dua Komite Gaza, Apa Tujuannya?

“Peralatan, senjata, dan penyamaran jelas berasal dari Amerika. Operasi militer AS di Irak diizinkan berdasarkan alasan bahwa itu adalah misi khusus yang dilakukan dalam koordinasi dengan otoritas senior Irak, khususnya Komando Umum Angkatan Bersenjata. Oleh karena itu, tidak mudah bagi semua badan keamanan dan militer untuk mengetahui apa yang terjadi,” tambahnya.

Menanggapi pertanyaan tentang apakah perjanjian AS-Irak mengizinkan Washington untuk menggunakan tentara dari negara lain untuk misi di dalam Irak, al-Jubouri mengatakan hal itu dimungkinkan dalam kerangka koalisi internasional dan bahwa kegiatan semacam itu memang ada.

Namun, ia menambahkan: “Israel tidak termasuk, dan saya tidak percaya mereka dapat mendirikan pangkalan di dalam Irak.”

Al-Jubouri mengatakan penyamaran Amerika telah memberikan “kamuflase yang signifikan” di wilayah tersebut dan menyesatkan pihak Irak untuk percaya bahwa pergerakan tersebut adalah operasi AS yang terkait dengan konflik yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat di satu sisi dan Iran di sisi lain. Ia menambahkan bahwa kurangnya kemampuan pengawasan canggih Irak telah berkontribusi pada kegagalan mendeteksi pergerakan tersebut.

Dia mengatakan bahwa masalah ini memalukan bagi pemerintah Irak, angkatan bersenjata, badan keamanan, dan diplomasi Irak.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IrakMarkas militer rahasia IsraelPangkalan MiliterPerang Iran-AS Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas Genpar Laporkan Dugaan Penistaan Sahabat Nabi ke Polda Metro Jaya
Tulisan selanjutnya Gabung Global Sumud, Saudari Presiden Irlandia Diculik Penjajah ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren

Berita
14 Agustus 2026 05:00
Menteri Ekstremis ‘Israel’ Desak Netanyahu Larang Presiden Palestina Kembali ke Tepi Barat
Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia
Iran Hadiahi Rp480 Juta Warganya yang Berhasil Tangkap atau Bunuh Tentara AS
Serangan Misil Houthi Tewaskan 3 ABK Kapal Komersial di Selat Bab al-Mandeb, Satu Korban WN Indonesia

Terbaru

  • 19 Kota di Dunia Gelar Aksi Demo, Desak Blokade Gaza Segera Dibuka
  • Data Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka
  • Makin Banyak Warga ‘Israel’ Pergi, Hanya Sedikit yang Kembali
  • 7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa di NTT
  • ‘Israel’ dan Board of Peace Bentuk Dua Komite Gaza, Apa Tujuannya?
  • Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
  • Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar
  • Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal
  • Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu
  • Raja Yordania akan Melawat ke China

Mungkin Anda Juga Suka

pengungsi rohingya
Berita

Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar

18 Agustus 2026 05:00
Berita

Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal

17 Agustus 2026 20:07
Berita

Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu

17 Agustus 2026 18:36
Raja Yordania Abdullah II
Berita

Raja Yordania akan Melawat ke China

17 Agustus 2026 17:13
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?