Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Juni 2026 14:50 2:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Juni 2026 14:50
Bagikan
Suporter Jepang di Khalifa International Stadium 2 Desember 2022, memunguti sampah usai laga Piala Dunia.
Bagikan

Hidayatullah.com– Selama bertahun-tahun para penggemar sepakbola Jepang mendapatkan pujian karena selalu membersihkan sampah di stadion usai laga Piala Dunia yang mereka saksikan. Namun, kali ini suara dari tanah air mereka menyeru supaya para lelaki di Jepang juga melakukan hal serupa di rumah masing-masing.

Ketika pekan ini foto-foto penggemar sepakbola Jepang menyusuri tribun penonton untuk memunguti sampah usai pertandingan, sebagian warga Jepang melihat kontradiksi: para pria itu dengan sukarela memunguti sampah di luar rumah, tetapi mereka menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab bersih-bersih di rumah kepada istri atau pasangannya.

Setelah foto-foto itu beredar, muncul sebuah poster Jepang yang kemudian viral, yang membandingkan seorang pria yang memungut sampah di stadion dengan pria yang sama yang bersantai di sofa di rumah, menggunakan ponselnya di dekat keranjang cucian sementara istrinya sibuk mencuci piring.

Teks pada poster tersebut menyatakan bahwa pria di Jepang harus “lebih banyak membantu di rumah” karena waktu yang mereka habiskan untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga termasuk yang terpendek di dunia.Poster itu dalam waktu tidak lama mendapatkan jempol suk 60.000 kali di platform X, lapor BBC Jumat (19/6/2026).

“Semua orang ingin menyelamatkan dunia, tetapi tidak seorang pun yang mau membantu ibu mencuci piring,” sindir seorang pengguna X dengan mengutip perkataan penulis Amerika PJ O’Rourke.

Baca Juga

Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat

“Kemungkinan ada di kalangan para pria yang memunguti sampah di stadion itu, yang memiliki anak kecil di rumah dan membiarkan istrinya sendirian menjaganya sementara orang itu melancong untuk menonton Piala Dunia,” komentar seorang pengguna X lain.

Kebersihan dan membersihkan tempat umum setelah dipakai merupakan kebiasaan yang diajarkan dalam budaya Jepang. Akan tetapi, dalam hal partisipasi dalam mengurus dan membersihkan rumah, pria Jepang termasuk yang paling minim kontribusinya di antara masyarakat negara-negara maju.

Menurut data Organisation of Economic Co-operation and Development (OECD) dari 2021, wanita Jepang menghabiskan lebih dari tiga jam setiap hari untuk melakukan pekerjaan yang tidak dibayar (pekerjaan rumah), atau lima kali lebih banyak dibandingkan kaum pria yang hanya mengorbankan waktu sekitar 47 menit.

Disparitas itu terutama sangat menonjol di kalangan keluarga muda. Hasil survei oleh pemerintah tahun 2021 mendapati bahwa pada rumah tangga berpenghasilan ganda dengan anak-anak di bawah usia 6 tahun, wanita menghabiskan lebih dari tujuh jam sehari untuk melakukan pekerjaan rumah sementara pria hanya kurang dari dua jam.

Sebagian pengguna media sosial bahkan melihat kemunafikan pada kebiasaan memunguti sampah di luar negeri, karena di Jepang sendiri sampah kerap dibiarkan berserakan di tempat umum usai acara-acara besar.

Sementara perdebatan soal peran dan tanggung jawab pekerjaan rumah tangga memanas, banyak warganet yang menilai kebiasaan penggemar sepakbola asal Jepang itu patut dipuji dan bahkan ditiru.

“Apa yang memalukan dari kebiasaan itu?” komentar seorang pengguna X. “Begitu lebih baik dari pada kabar yang menyebut ‘Orang Jepang menyampah di luar negeri’.”

Setidaknya kebiasaan tersebut sudah menular ke komunitas negara lain.

Sejumlah rekaman video di media sosial belum lama ini menunjukkan para penggemar sepakbola asal Portugal melakukan tindakan serupa, memunguti sampah yang berserakan di stadion usai pertandingan, sementara banyak warganet memberikan apresiasi kepada orang Jepang sebagai pihak yang memulai tren itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tiga Kapal Tanker Saudi Melewati Selat Hormuz Setelah Iran-AS Sepakat Mengakhiri Perang
Tulisan selanjutnya Hujan Hitam di Moskow Usai Ukraina Bombardir Pengilangan Minyak Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

None

Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida

None
31 Oktober 2026 09:38
Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar

Terbaru

  • Parlemen Dukung Pakta Pertahanan Mekkah, Turki Bisa Kirim Bantuan Militer ke Saudi
  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda
  • Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan
  • Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang
  • Trump Umumkan akan Setop Bantuan Militer ke ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon

5 November 2026 17:30
Berita

Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

5 November 2026 16:51
Berita

Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan

5 November 2026 16:11
Berita

Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang

5 November 2026 14:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?